Senin, 23 November 2020

KBRI Cairo Imbau Setop Pengiriman Mahasiswa ke Mesir

KBRI Cairo Imbau Setop Pengiriman Mahasiswa ke Mesir

Foto: Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia di Cairo, Mesir. (ist)

Cairo, Swamedium.com – Pasca Penangkapan dan penahanan terhadap lima orang mahasiswa Indonesia oleh pihak otoritas Mesir pada 22 Nopember silam, membuat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Cairo mengimbau instansi terkait di Indonesia untuk menyetop pengiriman mahasiswa ke Mesir. (Baca juga: Lima Mahasiswa RI Ditahan, KBRI Cairo Kirim Nota Diplomatik ke Mesir)

KBRI Cairo mengatakan, sejak diberlakukannya state of emergency di Mesir pada April 2017 dan selanjutnya diperpanjang mulai 13 Oktober 2017 hingga Desember 2017, aparat keamanan Mesir (National Security) telah secara terus-menerus melakukan razia terhadap warga negara asing dalam rangka penertiban keamanan di Mesir.

“Selama tahun 2017, KBRI Cairo telah memasilitasi deportasi 16 siswa dan mahasiswa. Adapun jumlah WNI di Mesir per Oktober 2017 adalah sejumlah 7.594. Dari jumlah tersebut, 4.975 adalah mahasiswa,” papar KBRI Cairo

Untuk itu, mempertimbangkan besarnya jumlah mahasiswa di Mesir yang potensial sebagai sasaran razia aparat keamanan Mesir, KBRI Cairo telah mengkomunikasikan saran tindak lanjut terhadap kasus ini kepada instansi terkait di Indonesia.

“Termasuk mempertimbangkan untuk menghentikan pengiriman mahasiswa ke Mesir selama situasi dan prosedur keamanan di Mesir belum kondusif,” pungkas KBRI.

Seperti diketahui, lima orang WNI mahasiswa Indonesia ditangkap kemudian ditahan oleh aparat keamanan Mesir dengan alasan “Keamanan Nasional”. Penangkapan dilakukan di kawasan Tabbah, Nasr City, Mesir pada 22 Nopember lalu.

Kelima mahasiswa itu adalah Dodi Firmansyah Damhuri, Muhammad Jafar, Muhammad Fitrah Nur Akbar, Ardinal Khairi, dan Hartopo Abdul Jabbar. Hingga kini baru dua mahasiswa, Dodi Firmansyah Damhuri, dan Muhammad Jafar yang sudah dibebaskan. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.