Kamis, 02 Juli 2020

Kemendagri Sebut TGUPP Kebanyakan, Sandi: Kita Tunggu Prosesnya

Kemendagri Sebut TGUPP Kebanyakan, Sandi: Kita Tunggu Prosesnya

Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meyakini TGUPP dapat membantu mencegah terjadinya korupsi di lingkungan Pemprov DKI. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengaku menyerahkan urusan review APBD 2018 kepada Kemendagri. Termasuk jumlah Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Seperti diketahui, Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sumarsono mengomentari jumlah TGUPP yang terlalu banyak yakni 73, menurutnya angka tersebut tidak rasional.

“Kita enggak mau berspekulasi karena kewenangannya ada di Kemendagri. Kita tunggu saja, kita enggak mau suudzon,” kata Sandi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (5/12).

“Kita tungguin saja prosesnya. Kita berikan ruang dan kehormatan kepada Kemendagri untuk melakukan review,” sambungnya.

Terlepas dari itu, Sandi meyakini TGUPP nantinya dapat membantu mencegah terjadinya korupsi di lingkungan Pemprov DKI.

“Kita ingin Timgub atau TGUPP ini punya sebuah fokus pencegahan korupsi dari akarnya, bukan hanya penindakannya tapi juga pencegahannya,” bebernya.

Sebelumnya Sumarsono mengatakan, jumlah personel TGUPP Provinsi DKI Jakarta dianggap tak rasional. Perlu penyesuaian jumlah supaya kinerja tim maksimal.

“Satu kata saja, perlu rasionalisasi jumlahnya, 74 itu kan banyak. Ya sebaiknya jangan banyak-banyak,” kata Direktur Jenderal Otda Kemendagri Sumarsono di Jakarta, Kamis (23/11) lalu. (Bil)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.