Selasa, 01 Desember 2020

KPI Didesak Bersikap Tegas terhadap MetroTV

KPI Didesak Bersikap Tegas terhadap MetroTV

Foto: Ilustrasi Komisi Penyiaran Indonesia. (Prayoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Atas editorial Media Indonesia yang disiarkan Metro TV yang menyebut peserta Reuni Akbar Alumni 212 adalah kaum intoleransi dan acara itu sebagai perayaan intoleransi, Ketua Umum DPP Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano menilai bahwa masyarakat telah dibohongi atas siaran tersebut.

“Metro TV melanggar kode etik jurnalistik, Metro TV membohongi publik, ini diduga Metro TV seperti ini memberikan pernyataan yang salah,” ucap Sam di Kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Gedung Bapetan Lantai VI, Jalan Gajah Mada No 8 Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Atas kejadian tersebut dirinya melaporkan stasiun televisi milik Politisi Partai Nasdem Surya Paloh ke KPI. Dengan harapan KPI dapat mengambil tindakan tegas atas tanyangan yang bukan cuma kali ini saja memberitakan setiap aksi yang digerakan umat muslim dengan pandangan yang negatif.

“Kami berharap KPI bertindak tegas, terhadap metro tv , ini bukan pertama kali,” tegasnya. (Yog)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.