Friday, 13 December 2019

Al-Quds Adalah Ibu Kota Palestina

Al-Quds Adalah Ibu Kota Palestina

Jakarta, Swamedium.com — Para pengguna media sosial di seluruh dunia mencurahkan frustrasi dan kecaman mereka atas pengumuman presiden Amerika Serikat yang akan mengakui Yerusalem (al-Quds) sebagai ibu kota negara ilegal, Israel.

Presiden Donald Trump sekali lagi mengejutkan dunia setelah mengumumkan bahwa ia akan mengakui al-Quds sebagai ibu kota Israel, salah satunya dengan memindahkan kedutaan besar AS dari Ibu Kota Tel Aviv ke Kota al-Quds, kota bersejarah bagi tiga agama.

Menurut pejabat Gedung Putih, Presiden Trump akan memerintahkan departemen negara yang berwenang untuk memulai proses panjang pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke al-Quds.

Para pemimpin negara di Asia Barat dan di mana pun telah memperingatkan Trump bahwa langkah itu akan berdampak buruk bagi proses damai dan stabilitas regional.

Status al-Quds merupakan aspek yang sangat sensitif dalam konflik abadi antara zionis Israel dan Palestina.

Zionis Israel mengklaim secara sepihak bahwa al-Quds adalah ibu kotanya setelah pendudukannya atas Yerusalem Timur saat perang dengan Mesir, Yordania, dan Suriah pada 1967.

Sementara itu, Palestina telah lama memikirkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara pada masa depan.

Para pengguna medsos mengatakan bahwa langkah AS memindahkan kedubesnya akan merusak segala upaya pemerintah AS dalam memulai kembali proses damai di Palestina.

Berikut ini sejumlah pengguna medsos berpendapat mengenai pemindahan kedubes AS dan klaim status al-Quds.

Seorang pengguna medsos dari AS mengatakan, “Pada 1995, kongres (AS) mengesahkan undang-undang kedubes Yerusalem, yang menghendaki pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pihak eksekutor (Pemerintah) menolak melakukan undang-undang itu.”

Dalam ketentuannya, UU itu mengizinkan presiden AS menandatangani pengabaian setiap enam bulan demi keamanan nasional AS. Sejak 1998, setiap presiden melakukannya, termasuk Trump.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.