Sunday, 19 May 2019

Mengenal Komunitas Punk Muslim Surabaya

Mengenal Komunitas Punk Muslim Surabaya

Foto: Komunitas Punk Muslim Surabaya. (Yetty Hutagalung/jurnalis warga/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com – Kalau mendengar kata “Anak Punk” sudah pasti yang ada dibenak kita adalah sekelompok anak muda yang memiliki cirikas penampilan yang unik seperti model rambut Mohawk, sepatu bot, celana jeans ketat dan biasanya para punkers ini merobek celana bagian paha dan lutut sebagai simbol kemerdekaan gerak dan ide.

Siapapun mereka yang melihatnya tentu akan “keder”. Tapi jangan selalu mencap miring anak punk, kalo belum dekat. Selintas mereka memang terlihat cuek tetapi mereka sangat tahu diri. Kalau di kota Surabaya ada komunitas Punk Muslim, tetapi tentu saja komunitas ini berbeda dengan anak punk pada umumnya meski secara penampilan sama, namun secara akhlak mereka sangat berbeda. Punk Muslim ini adalah sebuah komunitas dimana para aktivis yang tergabung disana adalah anak punk (punkers) yang sudah berhijrah.

Founder of Punk Muslim Surabaya, Aditya Abdurahman optimis bahwa komunitas yang ia bentuk itu akan melahirkan para aktivis- aktivis dakwah dimana mereka adalah eks anak punk yang sudah ia bina dan bimbing secara intensif untuk mengkaji Islam secara mendalam.

Tidak heran jika pria yang akrab disapa Ayik ini begitu tertarik untuk mendirikan komunitas ini, karena menurut pengakuannya, dulunya Ayik juga merupakan eks punkers (sebutan anak punk). Namun, jauh sebelum komunitas ini dibentuk Ayik sudah lebih dulu berhijrah bersama kakak kandungnya yang sama- sama punkers.

Foto: Komunitas Punk Muslim Surabaya. (Yetty Hutagalung/jurnalis warga/swamedium)

Laki- laki kelahiran Madiun, 29 September 1981 ini menceritakan awal mula Punk Muslim Surabaya terbentuk. Komunitas Punk Muslim sebetulnya sudah ada di Jakarta, pendirinya bernama Buceh, yang tak lama kemudian meninggal dunia sehingga komunitas ini diteruskan oleh teman dekatnya yang bernama Zaky.

Pages: 1 2 3 4

Related posts