Sunday, 19 May 2019

Mengenal Komunitas Punk Muslim Surabaya

Mengenal Komunitas Punk Muslim Surabaya

Foto: Komunitas Punk Muslim Surabaya. (Yetty Hutagalung/jurnalis warga/swamedium)

“Di Punk Muslim ini memiliki dua tarbiyah yaitu tarbiyah awal dan lanjutan. Pada tahap lanjutan ini khusus bagi dia yang sudah paham dengan materi- materi dakwah karena pada tahap ini disiapkan untuk kaderisasi. Sedangkan tahapan awal ini diberikan materi yang sederhana bagi mereka yang masih belum bisa meninggalkan kebiasaan buruk mereka, atau bisa dikatakan mereka yang masih nakal.”, imbuhnya.

Ayik melanjutkan jika karakteristik dari anggota Punk Muslim ini rata- rata anak bandel itulah mengapa tidak semua anak muda bisa bergabung di komunitas ini, mengapa? Kata Ayik, bagi mereka yang tidak memiliki riwayat anak nakal maka tidak diperkenankan untuk masuk kedalam komunitas ini.

“Kalau kita memasukkan anak- anak yang sudah baik akhlaknya itu akan malah terlihat aneh, karena treathment kami berbeda dengan anak- anak yang lain.”, ujarnya.

Foto: Komunitas Punk Muslim Surabaya. (Yetty Hutagalung/jurnalis warga/swamedium)

Ayik juga memaparkan beberapa treatment yang diberikan kepada anak punk ini, pertama harus mengenal karakteristik mereka seperti cara bercandanya, tutur bahasanya yang dikenal kasar, bahkan perbuatannya yang cenderung negatif dan masih sulit meninggalkan dunia gelap.

Oleh karena itu, Ayik menilai jika mencampur adukkan anak- anak yang baik dengan anak- anak yang memiliki latar belakang suram ditakutkan anak yang sudah baik ini justru akan mendapat pengaruh buruk ketika dikumpulkan bersama dengan anak yang memiliki latar belakang buruk.

Perkembangan Punk Muslim

Menurut penuturan Ayik, yang juga seorang dosen di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya (UPN) komunitas Punk Muslim ini lebih mengedepankan kualitas daripada kuantitas, meski sedikit yang penting mereka bisa benar- benar dibimbing dengan benar.

“Jadi ketika ada seseorang yang menghubungi saya, dan ingin bergabung dalam komunitas ini dan sanggup mengikuti segala kegiatan kami maka itu yang akan saya terima, tapi jika dia tidak punya niatan untuk benar- benar mau berhijrah maka percuma. Karena harapan saya kelak dapat melahirkan sosok anak muda yang baru, yang memiliki akhlak yang lebih baik meski tidak merubah penampilan mereka secara signifikan.”, tuturnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts