Sunday, 15 December 2019

Kapolda Riau yang Baru Dinilai Lamban Tangani Karhutla

Kapolda Riau yang Baru Dinilai Lamban Tangani Karhutla

Foto: Wakil koordinator Jikalahari, Made Ali. (Hasbullah Tanjung/jurnalis warga/swamedium)

Pekanbaru, Swamedium.com – Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menuding Kapolda Riau Irjen pol Nandang lamban dalam 100 hari kerjanya menangani permasalahan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau.

Hal ini di ungkapkan langsung oleh Wakil koordinator Jikalahari, Made Ali, ia menyatakan bahwa Kapolda lamban sehingga pihaknya akan meneruskan laporan ke Mabes Polri.

” Mungkin minggu depan akan kita laporkan ulang semua kasus yang progresnya lamban di Polda ke Mabes Polri. Proses ke Mabes Polri lebih cepat dari pada di Polda,” ujarnya dalam media briefing di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Rabu (13/12).

Lebih lanjut, Made menyebutkan akan melaporkan 33 korporasi sawit serta 49 korporasi yang diduga pelaku pembakaran hutan dan lahan ke Mabes Polri pada tahun 2014-2015 lalu.

“Kalau kita lapor ke Mabes itu kan berarti warning untuk Polda, berartikan mereka pekerja yang tidak profesional,” sebutnya.

Ditambahkan Made, saat sertijab, Irjen Pol Zulkarnain berpesan kepada Irjen Pol Nandang untuk meneruskan proses hukum terhadap beberapa perusahaan yang diduga telah melanggar undang-undang.

“Namun sampai saat ini, dibawah kepemimpinan Kapolda Riau Irjen Pol Nandang, perkembangan kasus tersebut tidak ada. Kita tidak tahu,” ungkapnya.

Selain itu, Made juga menuding bahwa Irjen Pol Nandang tertutup dalam memberi keterangan perkembangan kasus Karhutla ini.

“Dulu waktu di zaman pak Zulkarnain, perkembangannya dia kasih tau ke publik. kita pun bisa tanya waktu itu ke pak Zulkarnain, kalau sekarang, nomor handphone Pak Nandang pun susah,” tambahnya. (Hasbullah Tanjung/jurnalis warga)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.