Sunday, 17 November 2019

Tak Tuntaskan Kasus RAPP, Jikalahari Sebut Gubernur Riau Pengecut

Tak Tuntaskan Kasus RAPP, Jikalahari Sebut Gubernur Riau Pengecut

Foto: Gubernur Riau Andi Rachman. (ist)

Pekanbaru, Swamedium.com – Selain menuding Kapolda Riau lamban, Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) juga menuding Gubernur Riau, Andi Rachman sebagai seorang pengecut karena membiarkan kasus Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berlanjut tanpa penyelesaian.

Dikatakan Wakil Koordinator Jikalahari, Made Ali, Andi Rachman dianggap mengabaikan masyarakat lokal demi pemasukan dana dari RAPP.

“Gubernur itu pengecut. Dia diam dan takut pemasukan Riau akan hilang jika tidak ada RAPP,” ujar Made Ali, di acara media briefing, Rabu (13/12).

Padahal, menurutnya, jika izin RAPP benar-benar dicabut, lahan yang RAPP kuasai sebelumnya akan menjadi aset daerah.

“Ambil lahan, kuasai aset RAPP itu, jadikan BUMD,” tegasnya.

Selain itu, Jikalahari juga menyebutkan bahwa RAPP telah menggadaikan gambut Riau untuk dijadikan jaminan utang ke pihak bank. Karena itu, RAPP sangat berani untuk melawan dan membangkang kepada negara dengan menggugat KLHK ke PTUN.

“Itulah kenapa mereka begitu ngotot dan keras kepala membangkang kepada pemerintah. Karena mereka banyak utang. Padahal tanah itu kan milik rakyat dan masyarakat adat. Itu yang mereka gadaikan. Enak betul mereka,” tambah Made Ali.

Saat ini, proses hukum gugatan RAPP kepada KemenLHK terkait surat izin usahanya yang belum disetujui masih berlangsung di PTUN. Hari ini, diagendakan PTUN akan mendengarkan keterangan dari pihak RAPP. (Hasbullah Tanjung/jurnalis warga)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.