Minggu, 25 Juli 2021

Pasangan La Nyalla-Anang bikin Gus Ipul dan Khofifah Nyungsep di Pilgub Jatim

Pasangan La Nyalla-Anang bikin Gus Ipul dan Khofifah Nyungsep di Pilgub Jatim

Foto: La Nyalla Mattaliti berfoto bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. (Triwahyudi Ari/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Melalui survei Indonesia Network Election Survey (INES), tokoh La Nyalla M Matalliti rupanya muncul sebagai sosok yang diinginkan masyarakat.

Banner Iklan Swamedium

Seperti diketahui, saat ini tiga partai yang mempunyai kursi di DPRD I Jawa Timur yaitu Partai Gerakan Indonesia Rayat (GERINDA), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahetra (PKS) belum menentukan pilihan tokoh mana yang akan diusung.

Berdasarkan survei, apabila ditarik simulasi dengan pasangan calon ( Khofifah- Emil Dardak ) ( Saifullah – Azwar Anas ) dan ( La Nyalla – Anang Hermasyah ). Terlihat dari hasil perolehan suara, pasangan Khofifah – Emil dan Saifullah -Anas menemui lawan yang sepadan. Duet pasangan La Nyalla – Anang Hermansyah berhasil memperoleh 26,7 persen suara masyarakat Jawa Timur sementara Khofifah – Emil 26,6 persen dan Saifullah – Anas 24,4 persen.

“La Nyalla – Anang memperoleh suara yang sangat besar dikarenakan latar belakang La Nyalla Sebagai Ketua Umum PSSI yang dimana masyarakat Jawa Timur sangat menyukai olahraga sepak bola. Latar belakangnya sebagai pengusaha juga sangat disukai masyarakat Jawa Timur dibandingkan Latar Belakang politisi,” tegas Direktur Eksekutif INES, Chaerudin Affan

Anang Hermansyah kata dia, sebagai tokoh yang populer juga memberikan dampak yang cukup signifikan pada perolehan suara pasangan La Nyalla – Anang.

Pada simulasi pasangan Khofifah – Emil vs Saifullah – Anas vs La Nyalla – Suyoto. Perolehan suara pasangan La Nyalla –Suyotohanya 25,1 persen tingkat elektabilitasnya sekalipun Latar belakang Suyoto yang merupakan bupati Bojonegoro dianggap sangat cocok melengkapi La Nyalla yang berlatar belakang sebagai pengusaha.

“Suyoto dan Anas yang merupakan Kepala Daerah 2 Periode memberikan kepercayaan pada masyarakat, sementara Emil yang baru menjabat dan akan mencalonkan sebagai Wakil Gubernur justru mengalami penurunan jika ditampilkan sosok Suyoto dan Khofifah –Emil dardak unggul dengan elektabilitas 25,3 %,” tukasnya.

Simulasi selanjutnya diuji pasangan Khofifah-Emil, Saifullah-Anas dan La Nyalla- Nurwiyatno. Perolehan suara masing – masing pasangan adalah Khofifah – Emil 25,4 persen, Saifullah – Anas 23,7 persen, La Nyalla – Nurwiyatno 23,3 persen sedangkan abstain 18,6 persen.

“Persaingan ketat terjadi pada simulasi terakhir, perolehan suara yang hanya sedikit perbedaan dengan swing voters 27,6 persen masih memungkinkan siapapun untuk memenangkan Pilgub Jawa Timur. Nurwiyatno yang memiliki latar belakang belakang birokrat ternyata kurang mampu mendongkrak perolehan suara La Nyalla,” ujarnya.

Sosok La Nyalla yang merupakan seorang pengusaha, menambah pilihan masyarakat Jawa Timur dan mampu mengurangi swing voters. Khofifah dan Saifullah yang dikenal oleh masyarakat sebagai politisi yang kuat di Jawa Timur mampu diimbangi oleh sosok pengusaha yang merupakan cerminan masyarakat Jawa Timur ingin ada perubahan di sektor Ekonomi.

“Tokoh La Nyalla yang berlatar belakang pengusaha sangat cocok disandingkan dengan 3 tokoh yang berasal dari latar belakang berbeda. Dari berbagai simulasi pertarungan antara pasangan calon kepala daerah Jawa Timur selain Khofifah indar parawansa –Emil dardak dan Saifullah Yusuf – Abdullah Azwar Anas dikompetisikan dengan 6 pasangan simulasi La Nyalla merupakan tokoh yang bisa menyaingi tingkat Elektabilitas kedua pasangan yang sudah diusung oleh parpol selain PAN, Gerindra dan PKS,” tegasnya.

Sekalipun pasangan calon kepala daerah Jawa Timur selain Khofifah Indar Parawansa –Emil Dardak unggul di dua simulasi dengan La Nyalla yang dipasangan dengan Nurwiyatno-Suyoto dan Saifullah Yusuf – Abdullah Azwar Anas, tetapi rata rata pemilih yang belum memberikan suaranya atau belum punya pilihan masih berada dikisaran 22 -27 persen.

“Artinya, pasangan Khofifah –Emil Dardak belum bisa dipastikan kemungkinannya memenangkan pilkada Jawa Timur tahun 2018 ,Pasangan Saifullah Yusf -Abdullah Azwar Anas dan pasangan Simulasi La Nyalla punya potensi menang juga. Bahkan kemungkinan La Nyalla -Anang bisa melibas pasangan keduanya. (Dng)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita