Monday, 09 December 2019

Naiki Perahu PDIP di Pilgub, Gubernur Riau Dikritik Warganet

Naiki Perahu PDIP di Pilgub, Gubernur Riau Dikritik Warganet

Foto: Gubernur Riau Andi Rachman bersama Ketua Umum PDIP Megawati. (FB)

Pekanbaru, Swamedium.com – Pasca penyerahan Surat Rekomendasi dari Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri kepada Gubernur Riau incumbent, Arsyadjuliandi Rachman. Andi Rachman, langsung membuat status rasa syukur tersebut di laman facebooknya.

“Alhamdulillah dan Terima Kasih atas dukungan semua pihak. Insya Allah, kita siap Maju bersama Koalisi Partai GOLKAR – PDI Perjuangan di PilGubri 2018. Semoga mendapat ridho-Nya, Aamiiin yra….,” demikian bunyi status ketua DPD I Golkar Riau tersebut, yang di unggah pada 17 Desember 2017 kemarin.

Beragam komentar dari warganet pun singgah dalam kolom komentar tersebut. Kebanyakan dari mereka mengungkapkan rasa kekecewaannya karena Andi Rachman menggunakan kapal PDIP menuju pertarungan Pilkada Riau 2018 nanti.

Seperti yang di tulis berikut ini :

” Kata Emak : Tak perlu suara umat Islam, koalisi ini juga koalisi emak, maka.Ummat gak usah pilih, TENGGELAMKAN,” tulis Mulyadi Anwar.

“Buat ape kite oghang Islam milih partai pendukung penista agama, toh mak banteng juge tak butuh suare kite umat islam,” tulis Putra Melayu.

” Saya salah satu penggemar bapak, tapi kalau koalisi sama yang merah saya tak sudi pak, hehehe,” tulis Ocu Reski Chaniago.

“Sangat mengecewakan, awalnya aku sangat resfect sma pak andi rachaman dan mohon maaf pak aku tak akan memilih siapapun orgnya yg berada di PDIP si partai pendukung si penista agama. Siap2 untuk tenggelam di pemilu mendatang karna bapak uda salah memilih kapal untuk berlabuh,” tulis Aan Photograph.

“Jabatan dan kuasa hanya amanah Pak….bisa sewaktu2 diambil Allah…jgn hanya ambisi saja yg dipikirkan tanpa memikirkan efeknya…
Berteman dengan maling jadi maling lah kita….berteman dengan ulama jadi baik lah kita…. Alhamdulillah kami sekeluarga..saudara dan tetangga tidak akan memilih orang2 dari partai pendukung UU ormas, partai pendukung penista agama, partai pendukung LGBT…,” tulis Danny Alf Fachry. (Hasbullah/jurnalis warga)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.