Sabtu, 28 November 2020

Seriusnya Bermain Lego Wonderful Indonesia

Seriusnya Bermain Lego Wonderful Indonesia

Foto: Anak-anak serius bermain lego Wonderful Indonesia. (Nico/jurnalis warga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Mainan lego menawarkan berbagai kemungkinan tampilan dan bentuk akhir,termasuk diantaranya mewujudkan bentuk ataupun karakter khas Nusantara. Jika mainan lego selama ini merupakan monopoli anak-anak, ternyata banyak pula orang dewasayang menjadikannya hoby.

Setidaknya hal tersebut terlihat pada pameran lego terbesar pada acara Big Bang Jakarta 2017bertajuk Wonderful Indonesia, di JIexpo Kemayoran, Jakarta, yang diselenggarakan pada 22 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018 lalu.

Dalam event ini penyelenggara menampilkan ikon-ikon ragam budaya Nusantara dalam bentuk bangunan ataupun karakter yang terbuat dari lego.Berbagai miniatur iconic Nusantara dari lego tersebut, diantaranya adalah candi Borobudur, candi Prambanan, Gedung Merdeka, Gedung Sate, Rumah Gadang, Masjid Istiqlal, Klenteng Sam Pon Kong, Katedral Jakarta, bahkan obyek wisata Raja Ampat, Tanah Lot, Taman Laut Bunaken, Komodo, ataupun karakter Gatotkaca.

Bangunan atau karakter yang dibuat dalam skala lebih kecil tersebut nampak sangat mirip dengan aslinya.Untuk mewujudkannya diperlukan ribuan bahkan puluhan ribu bricklego yang dipesan secara khusus. Sungguh hanya hobyist serius yang mampu mewujudkannya, dimana kebanyakan kreator dalam pameran tersebut berumur antara 25 sd 45 tahun, sama sekali bukan anak-anak.Mereka tergabung dalam klub- klub lego di Tanah Air, namun biasanya memiliki hoby bermain lego sejak anak-anak.

Foto: Rumah adat Minang yang disusun dari mainan lego. (Nico/jurnalis warga/swamedium)

Pasalnya bangunan dan karakter lego khas Nusantara tersebut memiliki tingkat kesulitan tinggi untuk mendesain, serta diperlukan ketelatenan ekstra untuk mewujudkannya. Belum lagi untuk mendapatkan brick-brick lego khusus penyusun relief candi ataupun bentuk-bentuk yang tidak biasa,tentu perlu keuletan tersendiri. Tak mengherankan berbagai bangunan lego yang unik tersebut bisa seharga mobil atau rumah betulan.

Misalnya untuk membuat miniatur Klenteng Sam Po Kong yang berdimensi panjang 101,6 sentimeter,lebar 101,6 sentimeter dan tinggi 55 sentimeter dibutuhkan sebanyak 15 ribu piece lego, dengan waktu pengerjaan selama dua bulan penuh. Anda yang ingin memiliki miniatur klenteng dengan warna serba merah ini, pembuatnya memasang harga 250 juta rupiah.

Lain lagi dengan miniatur obyek wisata Tanah Lot yang memiliki dimensi panjang 101,6 sentimeter, lebar 101,6 sentimeter dan tinggi 70 sentimeter.Untuk membangunnya dibutuhkan 25 ribu piece lego, dengan waktu pengerjaan selama satu bulan. Untuk bangunan adat berpadu bentuk pantai yang rumit ini pembuatnya tidak mencantumkan harga hanya menuliskan “hubungi kreator” jika pembeli ingin memilikinya.

Pada pameran lego terbesar di Tanah Air tersebut diadakan juga lomba pembuatan karakter atau bangunan bertema wisata Nusantara. Dari bentuk-bentuk yang diikutkan lomba, terlihat dibuat oleh kelompok umur yang lebih muda ataupun anak-anak. Ada bentuk Hanoman, Garuda Pancasila, Karapan Sapi, Ondel-Ondel, dan berbagai bentuk lainnya. Lego memang bisa merangsang anak-anak untuk kreatif dan inovatif mengembangkan kemampuan otak kiri dan kanannya sekaligus. Selain itu, permainan ini juga melatih syaraf motorik mereka.

Pada pameran ini disediakan juga lego dan tempat bagi anak-anak untuk menciptakan kreasi mereka sendiri. Penyelenggara juga menjual beraneka lego dengan harga diskon. Bagi pengunjung yang beruntungmemberikan penilaian terhadap lego-lego yang dilombakan akan mendapatkan tiket masuk dan pesawat untuk mengunjungi Lego Land di Malaysia. Sungguh lego telah menjadi barang serius, baik bagi para hobyist, anak-anak, apalagi bagi para produsen dan distributornya.

Untuk menonton videonya, silahkan klik link berikut ini:

(Nico Andrianto/jurnalis warga)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.