Tuesday, 21 January 2020

Kejar Kelengkapan Berkas, Polisi Panggil Saksi Fakta Persekusi UAS

Kejar Kelengkapan Berkas, Polisi Panggil Saksi Fakta Persekusi UAS

Foto: Saksi fakta persekusi UAS diperiksa Polda Bali. (ist)

Denpasar, Swamedium.com – Polda Bali memanggil saksi fakta dalam dugaan tindak pidana persekusi yang dilakukan oleh beberapa orang terhadap Ustad Abdul Somad (UAS).

Sebagaimana diketahui, Putu K Muliastawa melaporkan tujuh orang, dimana ketujuh orang tersebut dilaporkan dengan masing-masing laporan.

Zulkifli Ramly selaku kuasa hukum Pelapor menyampaikan kenapa dibuat dalam tujuh laporan adalah dimaksud untuk memudahkan pihak kepolisaan dalam mengungkap siapa punya peran apa dan berbuat apa.

Ramly yang turut dalam pendampingan pada hari ini di Polda Bali menuturkan pemanggilan saksi atas nama M Zen adalah berkaitan dengan kejadian yang terjadi pada tanggal 8 Desember 2017 di Hotel Aston Denpasar, dimana saksi ada dalam ruangan tersebut dan saksi melihat dan mendengar secara langsung apa yang para terlapor ucapkan.

“Beliau membenarkan beberapa video yang berdar setelah kejadian dimana memang suasana pertemuan tersebut tidaklah imbang,” ujar Ramly.

Para terlapor dilaporkan atas tindak pidana sebagaimana dimaksuad dalam Pasal 28 ayat (2) Jo 45 ayat (2) UU ITE dan atau Pasal 16 UU 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau 160 KUHP dan atau PAsal 335 KUHP sebagaimana laporan yang telah dibuat.

“Banyaknya pasal yang menjerat para terlapor adalah dikarenakan statmen-statmen yang dilontarkan bukan hanya dalam dunia nyata namun juga dunia maya sehingga dikanakan UU ITE tegas Ramly dalam pemeriksaan hari ini,” jelas Ramly.

Ditempat terpisah, anggota Tim Advokasi GNPF Ulama, Nasrulloh Nasution secara tegas menyayangkan lambanya peroses penanganan perkara ini baik laporan di daerah maupun dipusat; ada kesan yang kurang baik apabila perkara ini terus menerus dibuat lamban.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.