Sunday, 26 May 2019

Kekuasaan Segera Berakhir, Pemerintah Diminta Setop Utang Luar Negeri

Kekuasaan Segera Berakhir, Pemerintah Diminta Setop Utang Luar Negeri

Foto: Ketua Persaudaraan alumni 212, Ustadz Slamet Maarif. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Musyawarah nasional ulama, tokoh dan aktivis 212 telah berlangsung di Cisarua, Bogor, Jawa Barat sejak Kamis (25/1) sampai Sabtu (27/1). Dalam munas pertama itu, Persaudaraan Alumni 212 mengingatkan pemerintah untuk tidak lagi menambah utang luar negeri.

“Kami mengingatkan pimpinan nasional yang segera berakhir di 2019 supaya tidak menambah utang luar negeri lagi yang sudah mendekati lampu merah,” ujar Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Ustadz Slamet Maarif, di di Masjid Al Ittihad, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

Mantan juru bicara FPI itu juga mengatakan, jika Indonesia makin dalam masuk ke perangkap utang luar negeri, maka ekonomi nasional yang sudah sangat rapuh bisa segera hancur.

“Hal ini dikhawatirkan karena tambahan utang najis (odious debt) yang makin menggunung, tidak bisa, akan menjadikan Indonesia negara yang sepenuhnya tergantung pada negara kreditor,” tukasnya.

Selain itu, Persaudaraan Alumni 212 juga mengingatkan pemerintahan Jokowi-JK agar merealisasikan program Trisakti dan Nawacita yang sejak tiga tahun lalu dijadikan semboyan andalan dari rezim yang berkuasa saat ini, namun, faktanya tidak tercapai sama sekali.

“Kami minta tidak lagi membuat janji-janji muluk di sisa pemerintahan,” pungkas Ustadz Slamet Maarif. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)