Wednesday, 24 April 2019

PKS Dukung Pencapresan Jokowi, Mungkinkah?

PKS Dukung Pencapresan Jokowi, Mungkinkah?

Foto. Pilpres 2019 semakin dekat. Banyak yang berusaha merangkul PKS guna menjaring suara orang Islam. (ist)

Di Jawa Timur PKS malah bergabung dengan PKB dan PDIP mengusung Saifullah Jusuf-Puti Guntur Soekarno. Sementara PAN dan Gerindra bergabung di kubu seberang mengusung Khofifah-Emil Dardak bersama Demokrat.

Sementara di Sulsel, PKS dan PAN mengusung pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, didukung oleh PDIP. Gerindra yang semula berada dalam satu kubu, membelot dengan mengusung pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo.

Masih banyak contoh lain PKS, Gerindra, dan PAN tidak selalu seiring sejalan, apalagi bila bicara sampai pilkada level kota/kabupaten. Kalkulasi politik, strategi dan kepentingan internal partai lebih banyak mewarnai pilihan mereka dalam menentukan koalisi, maupun figur kandidat.

Bukan tidak mungkin fenomena pilkada serentak, juga akan terjadi di pilpres mengingat kepentingan politiknya jauh lebih kental. Masih menjadi pertanyaan besar apakah PKS kembali berkoalisi dengan Gerindra dan PAN. Atau seperti peta pilkada, masing-masing punya kalkulasi dan kepentingan politik sendiri.

PKS bergabung dengan Jokowi?

Melihat peta perkubuan saat ini, Pilpres 2019 diperkirakan paling banyak memunculkan dua, maksimal tiga pasang kandidat. Kandidat keempat bisa saja muncul bila deal-deal politik diantara partai tidak menemui kata sepakat.

Yang sudah hampir pasti sebagai incumbent, Jokowi akan kembali berlaga. Siapa yang akan menjadi pasangannya sangat menentukan berapa kandidat yang akan muncul.

Hampir semua nama yang disebut-sebut sebagai cawapres potensial berebut posisi untuk berpasangan dengan Jokowi. Mulai dari Kepala BIN Budi Gunawan yang kemungkinan diusung PDIP, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuzy, bahkan Agus Harimurti yang digadang-gadang Demokrat.

Jangan lupa ada Jusuf Kalla yang oleh sebagian kelompok di Golkar dan di PDIP masih diharapkan berpasangan kembali dengan Jokowi. Kalau tidak Kalla sendiri, setidaknya figur yang didukung Kalla.

Pages: 1 2 3 4 5 6

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)