Sabtu, 04 Desember 2021

Ustadz Abdul Somad: Tirulah TGB, santri harus maju jadi penguasa

Ustadz Abdul Somad: Tirulah TGB, santri harus maju jadi penguasa

Jambi, Swamedium.com — Tidak masanya lagi, santri hanya menjadi ulama. Saatnya, santri juga jadi penguasa, seperti yang dijalankan M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), kata Ustadz Abdul Somad saat tausiyah di Jambi, Kamis (1/3) kemarin.

Banner Iklan Swamedium

“Bapak TGB, senior saya, berkuasa bukan untuk mencari kehormatan. Beliau sudah lahir dari keluarga terhormat. Bukan untuk jadi terkenal, kakek beliau adalah orang Kiai terkenal dan jadi pahlawan nasional. TGB niatnya hanya satu, yaitu mengabdi untuk menolong agama Allah,” ujar Ustadz Somad, saat memberikan cemarah di Masjid Al Ihsaniah, Kota Seberang, Jambi, Kamis (1/3).

Menurut Ustadz Somad, langkah TGB yang maju ke dunia politik dengan latar belakang sebagai santri dan sekarang juga ulama, harus jadi motivasi bagi para santri yang sekarang masih menimba ilmu di pondok pesantren.

“Santri harus berani maju menjadi penguasa. Jika kekuasaan sudah di tangan, maka niat untuk memperbaiki kehidupan umat dan bangsa dengan menegakkan syariat Islam akan lebih mudah,” ucap lulusan S2 Daar al-Hadits Al-Hassania Institute, Maroko itu.

“Kalau saya sebagai ustadz hanya bisa ceramah, hanya bisa mengimbau, misalkan harus bayar zakat, shalat berjemaah ke masjid dan belum tentu diiyakan orang. Tapi kalau sudah gubernur, bupati, wali kota yang mengimbau lewat peraturan yang mereka buat, orang langsung mau ikut,” ujar Ustadz Somad.

Ustadz Somad juga mengatakan, bagi siapa yang berniat dan melakukan sesuatu untuk menolong agama Allah SWT, maka Allah SWT akan menjaga dan memberikan jalan terbaik baginya.

Ustadz Somad pun kemudian mengisahkan tentang Nabi Muhammad di awal-awal mulai berdakwah di Kota Makkah. Saat itu Nabi Muhammad tak berani shalat di depan Ka’bah karena selalu mendapatkan intimidasi dari kelompok Quraish seperti Abu Jahal dan Abu Lahab. Tapi setelah Nabi berkuasa menjadi pemimpin, Nabi dapat dengan mudah merebut Kota Makkah dan memperbaiki seluruh sisi kehidupan masyarakat agar sesuai dengan aturan Allah SWT.

“Nabi dimudahkan untuk menyebarkan ajaran Islam setelah menjadi penguasa. Dulu ketika belum berkuasa di Makkah, Nabi tidak berani shalat di Masjidil Haram karena gangguan dari pengikut-pengikut Abu Lahab, Abu Jahal,” kata Ustadz Somad menambahkan.

Ustadz Somad pada Kamis-Jumat (1-2/3) akan mengisi serangkaian ceramah di Provinsi Jambi. Hari ini setelah ceramah di Masjid Al Ihsaniah di Kota Seberang, dia juga akan memberikan tausiah pada tabligh akbar di Masjid Agung Al Mubaraq, Bungo. Dia juga diundang ke tabligh akbar di Lapangan Kantor Bupati Muaro Jambi, setelah itu menjadi khatib di Masjid Agung Al Abror Muaro Jambi.

Setelah Shalat Jumat, Ustadz Somad mengisi ceramah di Masjid besar Asy-Syuhada, Simpang Rimbo Kota Jambi. Di sini Ustadz Somad kembali akan satu panggung bersama TGB. (*/dr)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita