Jumat, 27 November 2020

Komite Al-Quds: Kuil Sulaiman adalah dusta Yahudi untuk lenyapkan Al-Aqsha

Komite Al-Quds: Kuil Sulaiman adalah dusta Yahudi untuk lenyapkan Al-Aqsha

Foto: Wakil Ketua Komite Al-Quds, Syaikh Samir Said. (Komite Al Aqsha)

Jakarta, Swamedium.com — Wakil Ketua Komite Al-Quds, Syaikh Samir Said menegaskan, isu mengenai Haikal Sulaiman adalah rekayasa yang sengaja dibuat Yahudi untuk melenyapkan Masjid Al-Aqsha.

“Saya ingin tegaskan tidak pernah ada istilah kuil sulaiman, ini adalah dusta belaka,” tegas Ulama asal Palestina ini dalam Silaturahim Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis, di Jakarta, Sabtu (3/3).

Syaikh Said lantas mengutip dalil mengenai hal itu, yang tertulis jelas dalam Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Salah satunya adalah riwayat dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘Anhu bahwa ia berkata, “Wahai Rasulullah, masjid apakah yang pertama kali dibangun di muka bumi?” Rasulullah menjawab, “Masjid al-Haram.” “Lalu masjid apa lagi?” tanya Abu Dzar kembali. “Masjid al-Aqsha.” “Berapa lama antara keduanya?” “Empat puluh tahun,” jawab Rasulullah (HR Muslim).

“Kita mengetahui Masjid Al-Aqsha didirikan oleh Nabi Ibrahim. Pertanyaannya, apakah Nabi Ibrahim seorang Yahudi dan Nasrani? Tidak, dia adalah seorang Muslim,” jelas Syaikh Said.

Ia menyebut bahwa “Israel” telah banyak mendoktrin secara teologis untuk memompa semangat orang-orang Yahudi mengambil alih Masjid Al Aqsha.
 
“Mereka mengatakan Al-Quds adalah kota Daud. Al-Quds adalah kebun-kebun Taurat dan tanah orang-orang Yahudi,” tutur Syaikh Samir.

Karena itu, lanjut Syaikh Samir, proses Yahudisasi Al-Quds dilakukan melalui penjajahan tanah, penguasaan pemikiran dan perusakan terhadap manusia, bahkan pepohonan.

“Penjajahan yang dilakukan Yahudi jauh lebih keji dari penjajah di negeri lain,” tandasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.