Kamis, 24 September 2020

Tuntut Puan dan Pramono Ditangkap, JMI Geruduk KPK

Tuntut Puan dan Pramono Ditangkap, JMI Geruduk KPK

Foto: Ilustrasi Gedung KPK. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap dan mengadili Puan Maharani dan Pramono Anung yang terindikasi menerima “uang panas” proyek KTP-El, masing-masing sebesar USD 500 ribu dari orang kepercayaan Setiya Novanto, Made Oka Masagung dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“Fakta persidangan atas terdakwa Setya Novanto menyebut Puan Maharani dan Pramono Anung berperan aktif dalam merugikan keuangan negara sebesar 2,3 triliun,” kata Koordinator Lapangan, Budi, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (28/3).

JMI, ujar Budi, juga meminta KPK untuk berani jujur dan transparan dalam menuntaskan kasus KTP-El. “Dukungan penuh upaya penegakan hukum untuk bersih bersih Korupsi,” tukasnya.

Tak hanya itu, JMI juga meminta Presiden Jokowi mencopot Pramono Anung dari jabatan Sekretaris Kabinet dan Puan Maharani dari Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan.

Sebelumnya, kata Budi, Presiden Jokowi pernah menyerukan untuk menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam pusaran korupsi KTP-El, termasuk memproses Puan Maharani dan Pramono Anung jika ada bukti yang kuat atas keterlibatan dan menikmati uang haram yang bernama mega skandal korupsi LTP-El.T

Terkait mega skandal korupsi itu JMI bakal menggelar aksi unjuk rasa di Gedung KPK, Jln. Kuningan Persada, Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Rabu (28/3) mula pukul 13.00 WIB siang nanti.

“Hancurnya sebuah bangsa dan negara bukan hanya ulah para koruptor dan ketidak adilan, melainkan diamnya dan permisifnya orang baik dan berindegritas yang ada dalam sistem pemerintahan maupun diluarnya,” tegas Budi.

Apapun itu, Budi kembali menegaskan, KPK harus menjawab atas tuntutan dan harapan publik dengan kerja yang profisional, transparan dan independen tampa ada intervensi dari pihak manapun. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.