Jumat, 15 Januari 2021

Faisal Basri Ingatkan Ada Pengumpulan Dana Pemilu Lewat Kebijakan Impor

Faisal Basri Ingatkan Ada Pengumpulan Dana Pemilu Lewat Kebijakan Impor

Foto: Pengamat Ekonomi Faisal Basri. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Pengamat Ekonomi Faisal Basri mencium aroma pengumpulan dana politik jelang Pemilu 2019 melalui sejumlah kebijakan, salah satunya melalui impor.

Banner Iklan Swamedium

Usai menghadiri media briefing bersama PLN di Denpasar, ia menjelaskan, ditilik dari pengalaman masa lalu aroma mengumpulkan pundi² untuk pemilu sudah pernah terjadi.

“Dilihat dari pegalaman masa lalu itu ada kaitan antara impor dengan pengumpulan dana politik,” kata Faisal Basri, beberapa waktu lalu. Hal ini diungkapkan berkaitan dengan kebijakan impor akhir-akhir ini.

“Sekarang itu gitu, tolong bantu pengusaha tekstil dan garment. Dulu itu hanya importir terdaftar yang boleh. Sekarang importir umum juga boleh. Di Bandung itu sudah menjerit, harga sudah tidak karuan barang impor itu,” cetus dia.

“Apalagi dipermudah ekspor kayu, kenapa kok sekarang. Misalnya ekspor rotan. Terus tiba-tiba menyuruh PPI impor beras. Beras dari Vietnam Rp 4.500 disini jual Rp 9.000 untungnya ke mana?,” sergah Faisal.

Ia menyebut sudah berkali-kali Menteri Perdagangan dikoreksi kebijakannya atas sejumlah impor. Sebut saja impor gula dan terbaru impor garam.

“Nah kalau angka yang gampang, yang jelas hitung-hitungannya itu impor gula rapinasi itu 3 juta ton dikali Rp82 ribu. Itulah setahun jadi kira-kira Rp235 miliar,” beber dia.

“Itu baru dari gula. Beras lebih tinggi lagi. Impor Rp4.500 dijual Rp9.000. Kita harus bersuara terus,” demikian Faisal. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita