Jumat, 25 September 2020

KPK Didesak Berani, Segera Periksa Puan dan Pramono

KPK Didesak Berani, Segera Periksa Puan dan Pramono

Puan Maharani dan Pramono Anung. (Indopos)

Jakarta, Swamedium.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera memeriksa Puan Maharani dan Pramono Anung. Ini menindaklanjuti fakta persidangan kasus e-KTP, yakni pengakuan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto. Jangan sampai ada kesungkanan KPK memeriksa Puan dan Pramono, mengingat kedua figur tersebut adalah petinggi negara dan dari partai penguasa.

“Saya apresiasi tuntutan jaksa KPK terhadap Setya Novanto. Tapi bukan berarti kita memaklumi jika Puan dan Pramono tidak diperiksa setelah pengakuan Novanto,” kata pakar hukum pidana dari Universitas Tarumanagara, Jakarta, Hery Firmansyah, Senin (2/4).

Ia berharap, KPK, minimal menunjukkan sikapnya, bahwa lembaga antirasuah tersebut akan memeriksa kedua petinggi PDIP tersebut. Misalnya saja dengan memberi sinyal akan ada pemeriksaan. Fakta persidangan tidak dapat diabaikan, sehingga tak ada alasan KPK untuk tidak meminta keterangan Puan dan Pramono, atas pengakuan Setya Novanto.

“Pengakuan Novanto dengan menyebut sejumlah orang menerima aliran dana korupsi e-KTP, khususnya Puan dan Pramono, harus tetap ditindaklanjuti oleh KPK,” kata Hery.

Dia menerangkan, KPK jangan tebang pilih dalam menindaklanjuti suatu kasus. “KPK jangan pernah pandang bulu. Semua orang sama di mata hukum. Entah itu presiden, menteri atau rakyat jelata,” tukasnya.

Dia menambahkan, pemanggilan Puan dan Pramono, seharusnya bisa dimaknai positif. “Itukan baru pernyataan Novanto. Daripada terus tersandera dengan predikat pernah menerima uang hasil korupsi, maka lebih baik keduanya datang atau memenuhi panggilan KPK jika nanti dimintai keterangan,” ujarnya.

Bahkan, alangkah bijaknya jika Pramono dan Puan Maharani dengan kesadarannya sendiri datang ke KPK, untuk minta dirinya diperiksa penyidik. “Karena keterangan atau konfirmasi juga bagian dari hak asasi para pihak yang tertuduh, untuk melakukan pembelaan atas sebuah pernyataan yang menyudutkan mereka,” jelasnya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.