Rabu, 12 Mei 2021

Ruh Aksi Bela Islam

Ruh Aksi Bela Islam

Foto: Ustadz Felix Siauw. (Nael/swamedium)

Oleh: Ustadz Felix Siauw*

Banner Iklan Swamedium

Jakarta, Swamedium.com – Sepuluh tahun yang lalu mungkin tidak ada yang membayangkan, bahwa ghirah ummat akan Islam bakal jadi sekuat ini, sehebat ini, berduyun-duyun mereka datang untuk menyatakan kesetiaannya bagi agama Islam

Sekarang ummat Islam Indonesia jelas ruhnya, bangkit kesadarannya, mereka lebih cinta pada agama dan ulama, karenanya mereka ringan membawa badan dan pikiran saat ajaran Islam dinista dan dicitrakan negatif oleh kalangan pandir

Tidak hanya itu, ummat perlahan tapi pasti mulai terdidik dan diarahkan perasaannya pada Islam, pada iman dan syariat yang benar, hingga pandai membedakan, mana ulama yang takut pada Allah dan mana yang berkelindan kepentingan

Aksi Bela Islam adalah wujud dari ruh ummat saat ini. Mereka ada ketika keadilan musnah, mereka menemukan bentuknya ketika kebenaran dipermainkan, ketika netralitas penegak hukum dipertanyakan, ketika kedzaliman disepakati yang berkuasa

Jadi jangan mengira bahwa Aksi Bela Islam hanya soalan yang dipicu oleh sekedar perkataan satu-dua penista. Aksi Bela Islam adalah ruh yang ditiupkan Allah pada Muslim Indonesia, ditempa oleh dakwah dan jihad

Maka ini bukan hanya soal puisi atau Al-Maidah 51, ini tentang kebangkitan ummat, tentang kesadaran ummat, tentang cinta pada agama. Siapapun yang tak bersamanya, mereka tak berbagi perasaan dengan ummat

Sebab ummat saat ini sudah sangat rindu dengan syariat, maka siapa saja yang menentangnya, atau bersama dengan penentangnya, bersiap saja untuk hilang di hati ummat, tak mendapat tempat

Ruh-ruh dengan kecintaan yang sama akan tertaut, seruan yang keluar dari lisan mereka pun serupa, sebab saat hati-hati tertaut kepada dan karena Allah, maka mereka satu barisan menuju ridha Allah, insyaAllah . (*/ls)

*Penulis adalah dai dan penulis buku

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita