Minggu, 07 Juni 2020

Polisikan Ade Armando, Ini Penjelasan Ketua Umum FPI

Polisikan Ade Armando, Ini Penjelasan Ketua Umum FPI

Ketua Umum FPI KH Shobri Lubis polisikan Ade Armando ke Bareskrim Polri. (tim kuasa hukum FPI)

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), KH Shobri Lubis melalui kuasa hukumnya melaporkan Ade Armando ke Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat. Dosen Universitas Indonesia itu dilaporkan karena dinilai telah menyebarkan ujaran kebencian terhadap FPI melalui unggahan di media sosial.

Kepada wartawan, KH Shobri Lubis menjelaskan pelaporan terhadap pria berkacamata yang kerap melontarkan ucapan yang dinilai menghina agama Islam.

“Ade Armando sebegai seorang akademisi telah sering melakukan perbuatan tidak pantas sekaligus jahat dan kotor, dari mulai ujaran kebencian dan fitnah hingga penodaan agama dan ulama,” kata KH Shobri di Kantor Bareskrim, Selasa (10/4).

Selain itu, Ade Armando juga sudah berulangkali dilaporkan masyarakat terkait ujaran kebencian dan fitnah serta penodaan agama dan ulama, namun Kyai Shobri menilai proses yang dilakukan pihak kepolisian “super lambat” dan tidak sesigap saat polisi menangkap aktivis 212 seperti Ustadz Alfian Tanjung dan Jonru Ginting.

“Akibat dibiarkan polisi, kini Ade Armando kembali lakukan tindak kriminal dengan memfitnah ‘FPI sebagai anjing binaan polisi’, maka kami minta Mabes Polri untuk segera menindaklanjuti semua laporan masyarakat terkait kejahatan Ade Armando sebagai Pelaku Kriminal,” tegas Kyai Shobri.

“Kami juga akan menyurati secara resmi Rektor UI untuk memecat Ade Armando dari jabatannya di UI, karena telah menodai dunia akademisi dan mempermalukan UI,” sambungnya.

Kyai Shobri pun mengingatkan kepada semua pihak yang berkepentingan terutama kepada penegak hukum, jika kasus ini terus menerus dibiarkan oleh polisi, maka jangan salahkan masyarakat kalau nanti ada anggota masyarakat yang bertindak sendiri-sendiri terhadap Ade Armando. “Masyarakat bisa saja frustrasi dengan penegakan hukum,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.