Sunday, 22 September 2019

Kebencian Sukmawati dan Islamnya Umar bin Khaththab

Kebencian Sukmawati dan Islamnya Umar bin Khaththab

Salamun. (ist)

Bahwa Sukmawati telah secara terbuka meminta maaf, tentu sebagai sesama kita harus memaafkan beliau. Namun, sebagai warga negara seyogyanya beliau juga taat dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Karena sangat boleh jadi jika beliau pada ahirnya diputus bersalah dan menjalani hukuman justru menjadi asbab hidayah bagi beliau. Tidak sedikit orang yang justru bertemu Tuhan dan memperoleh pencapaian spiritualnya di balik jeruji penjara tentu bagi mereka yang mampu memetik hikmah.

Kita tidak tahu seperti apa ending dari sebuah perjalanan kehidupan kita, yang pasti baginda Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya agar bermohon supaya happy ending (husnul khatimah) memperoleh kebaikan dan kebahagiaan dunia dan ahirat.

Di antara doa yang perlu kita amalkan ialah “(Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam Keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (QS.12 Yusuf:101).

Dengan demikian membangun komunitas jejaring bersama orang-orang yang shalih untuk menguatkan iman Islam kita menjadi sangat penting. Namun demikian, berinteraksi dengan sesama manusia apapun latarbelakangnya ialah merupakan perintah suci dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa (lihat QS. 49. Al-Hujurat:13). Wallahu A’lam bish-shawab. (*/ls)

*Penulis adalah Mahasiswa Program Doktor UIN Raden Intan Lampung, Dosen STIT Pringsewu.
Email: salamun.ms15@gmail.com
Sumber: Republika

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)