Tuesday, 15 October 2019

Generasi Milenial Harus Paham Skema Bailout Bank Century

Generasi Milenial Harus Paham Skema Bailout Bank Century

Ilustrasi demo century. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Tahun ini usia megaskandal danatalangan atau bailout yang dikucurkan untuk Bank Century (kini Bank Mutiara) memasuki satu dekade. Nyaris dilupakan, sampai beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan agar Boediono, salah satu figur penting di belakang megaskandal itu, ditetapkan sebagai tersangka.

Catatan singkat ini dinilai penting untuk mengingatkan kita kembali pada konstruski bailout Bank Century. Terutama bagi generasi millenial, kids zaman now, hal ini penting untuk diketahui.

Boediono telah berkantor sekitar lima bulan, ketika pada 30 Oktober 2008, Bank Century mengajukan Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) sebesar Rp 1 triliun. Permintaan ini diulangi Bank Century pada tanggal 3 November 2008.

Kala itu menurut analisis BI, Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Century hanya sebesar positif 2,35 persen. Masih jauh di bawah CAR minimal untuk mendapatkan FPJP yang dinyatakan dalam Peraturan BI 10/26/PBI/2008, yakni sebesar positif 8 persen.

Dalam laporan investigasi Bank Century yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setelah kasus ini merebak ke permukaan, disebutkan bahwa pada tanggal 14 November 2008 BI mengubah persyaratan CAR untuk mendapatkan FPJP menjadi “positif” saja.

Adapun penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa posisi CAR Bank Century pada tanggal 31 Oktober 2008 sudah, tolong dicatat, negatif 3,53 persen. Sehingga seharusnya Bank Century tidak memenuhi syarat untuk memperoleh FPJP walaupun syarat untuk mendapatkannya telah dipermak.

Selain itu, BPK juga menemukan bahwa sebagian jaminan FPJP yang disampaikan Bank Century senilai Rp 467,99 miliar nyata-nyata tidak secure. Namun demikian, Boediono tetap “berbaik hati” merestui FPJP untuk Bank Century.

Inilah awal “sejarah” mega skandal dana talangan Bank Century.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.