Jumat, 10 Juli 2020

Komunitas Banten Bersatu Bantu Sarana Air Bersih untuk Baduy Mualaf

Komunitas Banten Bersatu Bantu Sarana Air Bersih untuk Baduy Mualaf

Koordinator Banten Bersatu menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ketua RT

Banten, Swamedium.com – Komunitas Banten Bersatu menyerahkan bantuan sarana air bersih untuk Baduy Mualaf. Penyerahaan bantuan ini diberikan kepada Baduy mualaf yang tinggal di kawasan Ciboleger atau kawasan Baduy luar di Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (21/4).

Koordinator Banten Bersatu,
Haerul Umam menyebutkan, mereka mendapat informasi adanya Baduy mualaf yang kesulitan air bersih.

“Melalui komunikasi dengan pihak ACT (Aksi Cepat Tanggap) Muhammad Basair (Head Of Corporate Partnership ACT) akhirnya diperoleh informasi Baduy mualaf itu tersebar di beberapa titik Kecamatan yang ada disekitar Kawasan Ciboleger (Kawasan Baduy Luar),” kata Haerul.

Dari informasi ACT diketahui pemukiman Baduy mualaf berada jauh dari sumber air. Letak sumur berada di bawah dengan akses jalan yang menurun dan licin. Kondisi ini menyulitkan warga untuk mengambil air bersih terutama anak-anak dan lansia.

Salah seorang tokoh wanita Leuwidamar, Ade Marliah mengatakan, masih ada empat titik lagi yang membutuhkan sarana air bersih. Beberapa lokasi, jaraknya jauh dan sulit di lalui kendaraan bermotor.

Tim Banten Bersatu harus berjalan kaki 9 km untuk membawa bantuan

“Sebenarnya bukan hanya warga Baduy Mualaf saja yang membutuhkan bantuan, kondisi masyarakat umumnya pun sama. Kebanyakan dari mereka ekonomi kebawah,” kata Ade Marliah ketika menemani Komunitas ONE ART (Banten Bersatu) mengantarkan bantuan.

Bantuan yang diberikan berupa mesin pompa air, pipa paralon, bak penampungan, paket sembako untuk 17 Kepala Keluarga dan beberapa pakaian bekas layak pakai.

Titik yang didatangi ada dua tempat, pertama Kampung Cikuning Desa Tanjungwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak (berisi 13 Kepala Keluarga, dengan jumlah jiwa sebanyak 49 jiwa). Kedua, Kampung Dangdang, Desa Cisimeut Raya Kec. Leuwidamar. Jarak titik pertama ke titik kedua kurang lebih 9 km dengan akses jalan menanjak dan rusak berat. Semua bantuan itu berasal dari penggalangan dana yanf dilakukan di grup WA Banten Bersatu.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.