Kamis, 05 Agustus 2021

Arnoldi Bahari Penista Islam dari Pandeglang Divonis 5 Tahun Penjara

Arnoldi Bahari Penista Islam dari Pandeglang Divonis 5 Tahun Penjara

Pandeglang, Swamedium.com – Terdakwa kasus penistaaan agama, Arnoldi Bahari, tertunduk mendengarkan pembacaan vonis Majlis Hakim PN Pandeglang, Banten. Terdakwa divonis 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta.

Banner Iklan Swamedium

Majelis hakim Pengadilan Negeri Pandeglang, akhirnya menjatuhkan vonis 5 tahun kurungan penjara dan denda Rp100 juta, kepada “Ki Ngawur Permana” alias Arnoldi Bahari, terdakwa kasus penistaan agama dari Kampung Gadog (Asli Depok Jawabarat) , Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang

Sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa Arnoldi dibanjiri ribuan anggota FPI & UMAT ISLAM lainnya yang ingin mendengar langsung putusan hakim.

Dalam sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Ki Ngawur Permana terdakwa kasus penista agama dengan kurungan penjara 5 tahun dan denda Rp. 100 juta subsider 6 bulan kurungan penjara.

Jaksa Muhamad Arief Ubaidillah bersama dua jaksa lainnya, Bambang Arif dan Mulyana, membacakan tuntutan terhadap terdakwa di Pengadilan Negeri Pandeglang, Kamis (5/4/2018).

Arnoldi dianggap terbukti melanggar Pasal 45a Ayat 2 Jo Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Berdasarkan pembuktian sesuai keterangan saksi, alat bukti yang dimiliki, lalu keterangan ahli termasuk bukti-bukti yang diajukan dalam persidangan, terdakwa terbukti melanggar pasal 45a UU ITE Jo Pasal 28,” kata Arief usai persidangan seperti dilansir Faktakini, Senin (30/4).

Dalam pengamanan sidang kali ini, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menuturkan, pihaknya menerjunkan sebanyak 350 personil gabungan antara satuan Sabhara, Satuan Reskrim, Satuan Intelijen, Brimob, Gegana, dan Pameran Obvit. Sebanyak 10 personil polwan juga dilibatkan.

”Pengamanan ini kita lakukan agar hakim tenang dalam memutuskan, begitu juga bagi jaksa, terdakwa, dan pengacara tenang dalam menghadapi persidangan,” kata Kapolres.

Ketua DPC FPI Kecamatan Kaduhejo Kiyai Muhammad Ilyas yang di dampingi Petinggi FPI mengatakan, semua Umat Muslim yang hadir tidak hanya dari Pandeglang, namun juga dari Kabupaten Lebak, Serang dan Tangerang. Semua yang hadir saat ini murni atas panggilan hatinya untuk membela dan menegakan Agama Islam.

”Ribuan Umat Muslim yang hadir pada sidang ini merasa terpanggil untuk membela dan menegakan Agama Islam,“ kata Ilyas. (*/ls)

Sumber: Faktakini

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita