Kamis, 05 Agustus 2021

Lima Dosa Panitia Acara ‘Untukmu Indonesia’

Lima Dosa Panitia Acara ‘Untukmu Indonesia’

Jakarta, Swamedium.com — Kegiatan pembagian sembako yang dilakukan Forum Untukmu Indonesia di Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu (28/4) menimbulkan sebuah permasalahan. Setidaknya, ada lima kesalahan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara, sehingga acara itu menimbulkan sejumlah permasalahan.

Banner Iklan Swamedium

“Sekarang sudah jelas terklarifikasi bahwa ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh panitia penyelenggara,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (30/4).

Sekiranya ada lima pelanggaran fatal yang dilakukan panitia, sehingga membuat acaranya tersebut terlihat amburadul. Berikut lima kesalahannya :

1. Mencatut Nama Pemprov DKI untuk Menarik Massa

Sandiaga menjelaskan, acara itu bukan merupakan sebuah kegiatan dari Pemprov DKI Jakarta. Namun, ia menyayangkan pihak panitia yang menggunakan nama Pemprov DKI Jakarta untuk menarik massa.

“Yaitu panitia menggunakan logo resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tampa izin. Jadi, saya ingin garis bawahi bahwa ini bukan event Pemprov DKI,” kata Sandi.

2. Panitia Berbohong karena Bilang Tak Ada Pembagian Sembako

Pemprov DKI sudah melarang kegiatan pembagian sembako yang diajukan penyelenggara. Setelah itu terjadi, sebuah kesepakatan bahwa dalam kegiatan itu tidak ada penyaluran sembako kepada para warga Ibu Kota.

“Kedua pelaksanaan kegiatan tidak sesuai dengan kesepakatan awal yaitu ada pembagian sembako. Dan ini sudah tidak disetujui dari awal oleh kami dari Pemprov DKI,” imbuh Sandi.

3. Sampah Dibiarkan Berserakan, Panitia Tak Bertanggung Jawab

Sandiaga menyesali tak adanya kesadaran dari panitia untuk memunguti sampah yang berserakan di kawasan Monas usai acara tersebut. Padahal, menjaga keasrian dan kebersihannya merupakan tanggung jawab bersama.

“Ketiga bahwa panitia tidak bertanggungjawab kepada kebersihan taman dan prasarana, serta kegiatan di sekeliling area Monas,” jelasnya.

4. Kenyamanan Pengunjung Terabaikan

Forum Untukmu Indonesia pun tak mempedulikan kedatangan pengunjung, sehingga kenyamananannya sangat terabaikan. Bahkan, koordinasi antar panitia pun nampak amat amburadul.

“Keempat tentunya kenyamanan dari pengunjung dan terjadi penumpukan pengunjung yang tidak diantisipasi dengan baik, dan tidak terkoordinasi dengan baik,” ujanya.

5. Panitia Tak Aktif dalam Menciptakan Ketertiban dan Keselamatan Masyarakat

Membludaknya masyarakat yang hadir, membuat berlangsungnya acara tersebut mengganggu orang lain. Sebab, Sandiaga melihat jajaran panitia tidak mampu berperan aktif dalam menjaga kekondusifan acara tersebut.

“Terakhir panitia tidak dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban,” pungkasnya.

Acara tersebut bahkan mengakibatkan dua bocah di bawah umur dengan inisial RS (10) dan M (11) harus meregang nyawa lantaran harus berdesakan dengan orang dewasa. Keduanya merupakan warga Pademangan Barat, Jakarta Utara. (*/ls)

Sumber: Okezone

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita