Kamis, 05 Agustus 2021

Gelar Expo Pendidikan di 4 Kota, Malaysia Jaring 20.000 Pelajar Indonesia

Gelar Expo Pendidikan di 4 Kota, Malaysia Jaring 20.000 Pelajar Indonesia

Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi didampingi Menteri Penasehat Pendidikan Kedubes Malaysia Dr Mior dan Konjen Malaysia Pekanbaru Hardi meninjau stand expo pendidikan Malaysia di Konsulat Malaysia Pekanbaru, Senin (7/5).

Pekanbaru, Swamedium.com – Kota Pekanbaru jadi kota terakhir pagelaran Expo Pendidikan Malaysia di Indonesia. Hampir sekitar 500 pengunjung menghadiri Expo yang diadakan di Konsulat Malaysia di Pekanbaru, Senin (7/5).

Banner Iklan Swamedium

Menteri Penasehat Pendidikan Kedubes Malaysia, Dr. Mior Bin Mior Harun, mengatakan saat ini jumlah pelajar asal Indonesia di Malaysia sekitar 11.000 orang.

“Kita targetkan tahun depan itu sudah 20.000 orang, sesuai dengan keinginan kerajaan Malaysia yang menjadikan Malaysia sebagai wilayah education hub,” ujar Mior.

Dalam pameran ini, kata Mior, ada sekitar 12 universitas dari Malaysia yang melakukan pameran, dengan rincian 2 universitas negeri, 8 universitas swasta, dan 2 universitas antarbangsa.

Dari 12 universitas yang dipamerkan sekarang, tambah Mior, merupakan universitas yang sudah di akreditasi oleh BAN PT di Malaysia.

“Ini merupakan kota ke empat dalam periode ini, sebelumnya kita ke Surabaya, Batam, Medan, dan Pekanbaru, Pekanbaru ini yang saya rasa antusiasme pelajarnya sangat tinggi,” tuturnya.

Antusiasme peserta untuk mengetahui cara kuliah di Malaysia dalam expo pendidikan Malaysia di Pekanbaru (dennirisman)

Selain menggelar pameran, lanjut Mior, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada para pelajar Indonesia di Pekanbaru untuk melakukan simulasi terkait seleksi untuk masuk perguruan tinggi di Malaysia.

“Untuk masuk perguruan tinggi Malaysia ini, pelajar Indonesia selain harus menguasai bahasa Inggris, mereka juga harus lulus Toefl dengan nilai kira-kira 550, dan kita sudah sediakan simulasinya,” tambahnya.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Kedubes Malaysia Pekanbaru Hardi Hamdin, menyerukan agar pelajar Indonesia belajar ke Malaysia apabila ingin memperluas jaringan dengan pelajar dari negara lain.

“Dengan Education Hub di Malaysia, pelajar Indonesia bisa menjalin pertemanan dengan mahasiswa dari negara lain, jadi jaringan pertemanannya sudah global,” pungkasnya.

Saat ini, lanjut Hardi, pelajar mancanegara di Malaysia sudah mencapai angka 170.000 orang dari 132 negara di Dunia.

“Sekarang kita harus berpikiran dan berteman secara global, mahasiswa Malaysia yang belajar di Pekanbaru saya juga sudah mengingatkan agar mereka tidak menutup diri dari mahasiswa negara lain,” katanya.

Dalam expo pendidikan, pelajar Indonesia bisa menanyakan langsung syarat kuliah dan cara mendapatkan beasiswa di Malaysia. (dennirisman)

Pelajar Indonesia, dikatakan Hardi, tidak usah cemas dengan susahnya adaptasi karena masing-masing kampus di Malaysia sudah akan memberikan buddy atau rekan yang akan menempel mahasiswa selama 1 semester.

“Jadi buddy ini akan menempel selama 1 semester, dia akan menemani kemanapun termasuk menjelaskan tentang penggunaan kartu seluler di Malaysia,” tutupnya.

Salah seorang pelajar, Bayu, mengaku tertarik untuk belajar ke Malaysia karena ingin membangun relasi dengan mahasiswa dari negara lain, sehingga apabila ingin berbisnis, dirinya bisa membangun jaringan bisnis Internasional.

Pameran pendidikan yang digelar di Konsulat Malaysia Pekanbaru itu juga dihadiri Plt Walikota Ayat Cahyadi. (Hasbullah Tanjung/jurnalis warga)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita