Kamis, 05 Agustus 2021

Lima Mahasiswa Diamankan saat Kunjungan Jokowi ke Pekanbaru

Lima Mahasiswa Diamankan saat Kunjungan Jokowi ke Pekanbaru

Pekanbaru, Swamedium.com — Lima mahasiswa dari BEM Riau diamankan polisi saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan di Pekanbaru, Rabu (9/5). Sampai tadi malam para mahasiswa mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk membebaskan rekannya.

Banner Iklan Swamedium

“Tiga orang anggota BEM UR atas nama Randy Andiana, Presma Terpilih BEM UR, M Hafizona Hadi Putra, Mensospol BEM UR, dan Al Qudri Tambusai Dirjen Kajian Strategis Kemensospol BEM UR, ditahan di Polresta Pekanbaru,” kata Presma BEM Unri, Rinaldi Parepare.

Sementara dua orang lagi ditahan di Mapolda Riau.

“Dua mahasiswa yang ditahan di Mapolda atas nama Dedi dan Chandra. Chandra itu mahasiswa dari UIN Suska,” ucap Rinaldi yang posisinya sebagai Presma bakal diganti Randy.

Disebutkan, Randy dan Hafizona ditahan usai melakukan aksinya saat Jokowi sedang pidato dalam peringati Hari Lahir NU di Masjid Agung An Nur, Rabu (9/5) sore.

Saat acara itu, keduanya hadir sebagai utusan mahasiswa. Mereka hadir dengan memakai peci dan baju koko.

Namun, ketika Jokowi mulai pidato, mahasiswa ini melepas kemejanya dan tinggalaj kaos dengan tulisan “Hidup di Riau tak Semanis Janji Jokowi”

“Hidup Mahasiswa,” teriaknya sambil berjalan ke depan.

“Bapak Presiden Republik Indonesia”, teriak Presma UR, Randy Andiana, sambil membentangkan kertas putih. 

Tak ayal, aksi ini langsung dicegat Personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Keduanya langsung dibekuk petugas.

Aksi Paspampres tersebut juga dilihat langsung Jokowi.

“Tak apa-apa, nanti ketemu saya ya,” kata Jokowi di atas podium. 

Kedua mahasiswa tersebut kemudian dibawa ke suatu tempat. Wartawan sama sekali tak diperbolehkan mengikuti. 

Hingga malam ini, Rabu, pukul 21.00 WIB, mahasiswa Unri dan UIN, masih berada di Mapolresta Pekanbaru, untuk menjemput Presma dan Mensospol BEM Unri yang ditahan. (*/d)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita