Rabu, 03 Juni 2020

Hari Ini, AS Resmikan Pembukaan Kedubes di Yerusalem

Hari Ini, AS Resmikan Pembukaan Kedubes di Yerusalem

Washington, Swamedium.com — Pemerintah Donald Trump akan meresmikan pembukaan kedutaan besar Amerika Serikat di Yerusalem hari ini, Senin (14/5). Langkah pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel itu menuai kecaman internasional sejak diumumkan Trump pada Desember lalu.

Sebaliknya, Duta Besar AS untuk Israel David Friedman yakni bahwa langkah pemindahan kedutaan itu bakal membawa stabilitas di kawasan.

“Dalam jangka panjang, kami yakin keputusan inimenciptakan kesempatan dan platform bagi proses perdamaian berdasarkan realitas ketimbang fantasi,” kata Friedman seperti dilansir CNN, Minggu (13/5). “Kami optimistis bahwa keputusan ini akhirnya akan menciptakan stabilitas ketimbang sebaliknya.”

Bruce Riedel, mantan pejabat intelijen AS, CIA, yang kini memimpin Proyek Intelijen di Institusi Brookings menyatakan dengan peningkatan ketegangan antara Iran dan Israel di Suriah, Trump kini sedang ‘melempar gas berisi minyak ke dalam api’ dengan memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem. “Ini sangat berbahaya,” kata Riedel.

Trump memastikan diri tidak akan hadir untuk meresmikan kedutaan AS di Yerusalem. Dia menunjuk sebuah delegasi kepresidenan, yang dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri John Sullivan. Turut dalam rombongan putri Trump, Ivanka bersama suaminya, penasihat Gedung Putih Jared Kushner, serta Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.

Memenuhi janji kampanye, Trump mengumumkan pemindahan kedutaan sebagai pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, 6 Desember lalu. “Seperti yang Presiden nyatakan pada 6 Desember 2017, pembukaan bersejarah kedutaan kami mengakui realitas bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel dan pemerintahannya,” kata Kementerian Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.

Pada 1995, Kongres AS mengesahkan undang-undang yang mengharuskan Amerika untuk memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Meski begitu, tiap presiden menolak untuk mengambil langkah tersebut, dengan alasan keamanan nasional. Tiap enam bulan, para presiden AS sejak 1995, menandatangani penundaan pemindahan kedutaan di Israel ke Yerusalem.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.