Selasa, 27 Juli 2021

Jadi Pembicara di “Limitless Campus”, Fery Farhati Cerita 10 #IbuIbukota

Jadi Pembicara di “Limitless Campus”, Fery Farhati Cerita 10 #IbuIbukota

Jakarta, Swamedium.com – Istri Gubernur DKI Jakarta, Fery Farhati menjadi pembicara dalam acara Limitless Campus, platform pembelajaran keterampilan hidup yang digelar di Soehana Hall, Ahad (13/5) kemarin.

Banner Iklan Swamedium

Mengangkat Cerita #IbuIbukota, tentang peran Ibu untuk kesejahteraan Masyarakat, mengajak serta 10 dari sekian banyak perempuan yang selama ini bergerak dalam senyap untuk menjaga keharmonisan Kota Jakarta.

“Inilah beberapa dari #IbuIbukota di Jakarta. Alasan mereka bergerak mungkin berbeda, tapi para Ibu ini punya tujuan bersama, bahwa apa yang dilakukan semata untuk kesejahteraan keluarga Jakarta. Kita ucapkan terima kasih kepada #IbuIbukota yang telah menjaga keharmonisan kota,” ucap Fery yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta.

Kesepuluh perempuan yang ikut hadir mendampingi Fery diantaranya Penasihat TP PKK DKI Jakarta, Ani Fajar Panjaitan dan Erna Maharanto. Keduanya sudah mengabdi di PKK selama puluhan tahun.

Selanjutnya ada Shareen Ratnani yang memilki mimpi agar anak-anak usia dini mendapatkan pendidikan sebaik-baiknya agar tumbuh kembangnya optimal. Shareen sebagai seorang ahli parenting aktif menawarkan bantuan tanpa pamrih kepada orang-orang di sekitarnya.

Fery juga turut didampingi Rahmawati, Rosyadah, dan Ida yang akrab dipanggil Trio Rosdawati karena kekompakannya. Hadir pula Nana Maznah dan Ibu Nurbaeti. Kelima perempuan tersebut adalah saksi saat Fery mendirikan Rumah Pencerah empat tahun lalu, sebuah komunitas yang peduli dan aktif memberikan pendidikan kepada orangtua dari anak usia dini.

Fery juga tidak lupa memperkenalkan perempuan bernama Natalia Tjahya, Pendiri Yayasan Maria Monique Last Wish yang bergerak untuk membantu orang-orang sakit dan disabilitas yang hampir kehilangan harapan. Terakhir adalah Sere Rohana Napitupulu, perempuan yang pandai berkebun di lahan terbatas. Dalam satu sampai empat bulan, Sere bisa panen ratusan kilo sayur mayur dari hasil urban farming yang hasilnya dimanfaatkan kembali untuk masyarakat sekitar.

Declaration Day memberikan ‘panggung’ bagi para 14 student yang tergabung dalam Limitless Campus Batch 2. Tidak hanya diberikan akses untuk memperluas jejaring, para student juga mendapatkan 12 pekan masa inkubasi untuk mematangkan aktivitas bisnis yang tidak hanya memberikan profit tetapi juga memiliki dampak sosial.

Fidella Anandhita, Co-Founder dari Limitless Campus mengatakan “Limitless Campus berupaya mereformasi sistem pendidikan di Indonesia.

“Kendati kami menamai diri kami sebagai sebuah ‘Campus’, kami tidak menyematkan predikat lulus bagi para student Limitless Campus. Kami ingin jebolan LC adalah anak-anak muda yang siap berkarya untuk menjawab berbagai permasalahan sosial, bukan hanya merayakan ‘lulus-lulusan’,” jelas Fidella.

LC berharap, setelah Declaration Day ini, Student bisa ambil peran yang memang berangkat dari proses memahami diri dan mengenal sekitar; prinsip yang selama ini coba kami realisasikan melalui rangkaian aktivitas kami”

“Mayoritas dari student LC merupakan pemuda generasi millennial yang memang telah aktif giving back kepada masyarakat. Gagasan bisnis beorientasi sosial mereka muncul karena telah berbaur di masyarakat,” ujar Fidella.

Melalui proses mentorship selama tiga bulan, Fidella berharap ide-ide aktivitas bisnis yang berorientasi sosial yang mereka gagas dapat dieksekusi dan bertahan di masyarakat. Dengan aktivitas berbasis bisnis, student akan menciptakan sumber daya, transfer pengetahuan dan transfer teknologi yang dapat terus diberdayakan dan memberdayan masyarakat.

“Sedangkan orientasi sosial mengizinkan aktivitas bisnis mereka lebih dari sekedar menciptakan keuntungan saja,” ujar Fidella.

Selain Fery, acara ini turut dihadiri oleh Budi Isman (Chairman of PRO Indonesia & CEO of Mikroinvestindo), Ratih Rachmawaty (President Director BTPN Syariah), Yanuar Nugroho (Deputi II Kepala Staf Kepresidenan), serta Prof. Ir. Nizam (Dekan Universitas Gajah Mada).

“Limitless Campus percaya bahwa generasi millennial adalah orang yang tetap memiliki pandangan positif di masa depan Indonesia, terlepas dari tantangan yang kita hadapi dan mungkin kita hadapi. Untuk itu, keterlibatan pemuda untuk memimpin aktivitas bisnis berdampak sosial terus diharapkan,” pungkasnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita