Tuesday, 21 May 2019

Film The Power of Love (212), Sebuah Pesan Cinta dan Persaudaraan

Film The Power of Love (212), Sebuah Pesan Cinta dan Persaudaraan

Foto: Tony Rosyid. (dok. pribadi)

Oleh: Tony Rosyid*

Jakarta, Swamedium.com – Film The Power of Love 212 dibuat. Kabarnya, modal cekak. Saweran sana sini. Beberapa orang bongkar tabungan. Katanya, itu pinjaman. Balik modal, syukur. Gak balik modal? Sedekah. Semangatnya berdakwah. Apa yang didakwakan? Cinta. Tepatnya, The Power of Love.

Cinta kepada siapa? Cinta kepada bangsa dan cinta kepada sesama. Cinta kemanusiaan. Itulah kira-kira pesannya.

The Power of Love, film garapan Erick Yusuf ini mendiskripsikan tujuh juta manusia yang berkumpul. Merindukan keadilan. Keadilan untuk semua anak bangsa. Damai dan rapi. Bertakbir dalam kesahduan langit Jakarta. Taman dan bunga terjaga. Monas aman berdampingan dengan para peserta. Bersih dan terpelihara keindahannya. Tertib dan tak ada yang bersenggolan, apalagi berdesakan. Rumputpun selamat dari injakan, apalagi kaki orang.

Di waktu bersamaan, dua insan sedang berjalan ke gereja. Menggunakan gaun pengantin yang indah dan putih warnanya. Melambangkan sucinya jiwa. Serasi dan enak dipandang mata. Keduanya berjalan dengan damai yang sangat terasa. Ikatan janji suci pernikahan akan segera terlaksana. Jutaan manusia berjubah putih tulus ikut mengawalnya. Membuka jalan dan mengiringi langkah bahagia sepasang pria dan wanita. Jutaan mata ikut menyapa. Mereka adalah laskar 212 yang memberi hadiah senyuman dan ikut merasa bahagia. Betul-betul jadi moment pernikahan yang istimewa. Tak akan pernah ada duanya di dunia.

Suasana haru menyertai langkah kedua manusia ciptaan Ilahi. Merintis komitmen dan berjuang membuat ikatan suci. Sebagai sepasang kekasih yang merajut cinta abadi. Betapa sakral dan sahdunya jalinan dalam hati.

Itulah cinta. Bicara cinta itu perintah dan semangat agama. Cinta adalah kejujuran, kepolosan dan apa adanya. Cinta adalah energi dan kekuatan membangun cita-cita dan bangsa. Cinta adalah semangat menyapa dan merangkul sesama. Cinta adalah kebenaran Ilahi yang semua orang mesti merawat dan menjaganya. Itulah pesan esensial Islam, dan semua agama.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)