Kamis, 05 Agustus 2021

Gerindra: Ganti Presiden sudah jadi aspirasi rakyat Jabar

Gerindra: Ganti Presiden sudah jadi aspirasi rakyat Jabar

Jakarta, Swamedium.com – Ketua DPP Gerindra, Sodik Mudjahid, menanggapi keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar yang menilai pasangan calon (paslon) Gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu melanggar aturan debat.

Banner Iklan Swamedium

Sodik menegaskan, seharusnya misi paslon Asyik tersebut yang disampaikan dengan cara membentangkan kaus ‘2019 ganti presiden’ tidak jadi masalah.

“Ganti presiden adalah salah satu visi dan program semua paslon Jawa Barat. Misi paslon Rindu Hasanah dan DD teruskan Jokowi. Misi Asyik ganti Jokowi. Jadi harusnya tidak masalah menampilkan misi dan program tersebut dalam debat,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (17/5).

Meski begitu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu, bersyukur dengan keputusan KPU yang menilai tindakan paslon Asyik hanya melanggar aturan debat dan bukan aturan pilkada.

“Alhamdulillah KPU cermat, yang dilanggar bukan pelanggaran aturan pilkada tapi hanya melanggar tatib debat yang memang belum sempurna dalam mengakomodasi ruang paslon dalam mengekspresikan visi misi dan programnya,” kata Anggota DPR RI Dapil Jabar I tersebut.

“Aturan dan tata tertib debat belum memberi ruang paslon untuk mengekspresikan semua visi misi dan programnya,” tambah Sodik.

Ia pun yakin dengan penjelasan yang baik, benar, dan proporsional dari KPU justru akan menaikkan elektabilitas Sudrajat-Syaikhu karena di Jabar ganti presiden sudah menjadi aspirasi rakyat.

“Di Jabar, ganti presiden sudah jadi aspirasi rakyat Jabar,” tutup Sodik. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita