Kamis, 05 Agustus 2021

Stok Beras DKI Jakarta Aman hingga Lebaran

Stok Beras DKI Jakarta Aman hingga Lebaran

Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. (Pemprov DKI)

Jakarta, Swamedium.com – Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi memastikan stok beras di DKI Jakarta menjelang Ramadhan hingga Lebaran stabil. Arief mengatakan Food Station telah menyiapkan stok dua kali lipat dibanding pada hari biasa, khusus di Pasar Cipinang.

Banner Iklan Swamedium

“Kami punya stok sekitar 44 ribu ton. Biasanya konsumsi per hari keluar sekitar 2.500-3.000 ton. Kalau menjelang Lebaran naik bisa sampai 3.500-4.000 ton,” kata Arief ketika ditemui usai menemani Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau gudang stok beras di Pasar Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (16/5).

Arief mengatakan, jika stok tersebut masih dianggap kurang, Bulog DKI Jakarta bersedia membantu menambah pasokan.

Menurut dia, Bulog DKI saat ini masih memiliki stok beras 180 ribu ton. Gudang Food Station sendiri, Arief melanjutkan, masih memiliki stok sampai 16 ribu ton jika dianggap masih kurang.

“Kementerian Pertanian saat ini telah menambah area lahan untuk produksi. Selain itu, juga didukung kondisi iklim yang membuat panen bisa berjalan baik,” kata Arief.

Adapun Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, untuk menjaga stok beras bisa terdistribusi dan mencegah naiknya harga menjelang Ramadan dan Lebaran, dirinya telah menyiapkan operasi pasar. Menurut Arief, operasi pasar ini bakal digelar sejak 16 Mei 2018 hingga 14 Juni 2018.

“Ada 44 lokasi pasar yang akan ikut dalam kegiatan ini,” kata Arief Nasrudin di lokasi yang sama.

Arief mengatakan operasi pasar ini tak hanya melepas stok beras, tapi juga menjual kebutuhan pokok, seperti gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, telur, bawang putih, dan daging ayam. Ia juga memastikan semua komoditas yang dijual dalam operasi pasar akan dijual dengan harga lebih murah. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita