Wednesday, 24 April 2019

Timbulkan Polemik, AA Gym Minta Kemenag Evaluasi Daftar Mubaligh

Timbulkan Polemik, AA Gym Minta Kemenag Evaluasi Daftar Mubaligh

Foto: Pimpinan Pondok Pesantren KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). (ist)

Bandung, Swamedium.com – Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar atau karib disapa AA Gym meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk melakukan evaluasi terhadap “Daftar 200 Mubaligh Terekomendasi Kementerian Agama”.

AA Gym meminta Kemenag untuk melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan seluruh Ormas Islam.

Dalam status yang diunggah melalui akun media sosial, Instagram, Senin (21/5), AA Gym juga menuturkan bahwa dirinya merasa gundah dengan dimasukkan ke dalam daftar tersebut. Sebab, AA Gym merasa dirinya belum layak.

Adapun pernyataan AA Gym selengkapnya adalah sebagai berikut:

“Tentang 200 mubaligh”

Assalamu ‘alaikuum warahmatullohi wabarokaatuuh

Mohon maaf bila penyampaian tulisan ini terlambat karena baru saja selesai pemakaman cucu , mohon doa dari jamaah semua.

Sehubungan adanya “daftar 200” dan ada nama aa tercantum, seketika hati ini merasa sangat gundah,

dari kriteria, sejujurnya pribadi ini masih sangat jauh dari selayaknya sebagai seorang ulama baik segi keilmuan maupun pengamalan.

Apalagi melihat guru guru dan sahabat sahabat aa yg tak diragukan lagi keilmuan, kecintaan dan perjuangan untuk negeri tercinta ini, belum ada dalam daftar.

Mengingat sesama mukmin adalah bersaudara dan harus menjauhi prasangka buruk,
(QS al hujurat 10-12)

aa percaya bahwa daftar ini dibuat untuk kemaslahatan bersama bangsa kita,

Namun karena ternyata menimbulkan polemik, alangkah indahnya kebijakan ini dievaluasi dengan seksama dan dimusyawarahkan dengan MUI serta melibatkan para pimpinan ormas Islam,
Sehingga kelak dapat menghasilkan, kebijakan yg adil dan didukung oleh umat

Ini adalah ujian bagi kita bersama di bulan Ramadhan yg penuh berkah ini,
Untuk terus semangat menjalin ukhuwah, saling menasehati dalam kebenaran dan saling berwasiat dalam kesabaran.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)