Rabu, 04 Agustus 2021

Catatan Komisi IV DPRD Jabar Terkait BIJB Kertajati

Catatan Komisi IV DPRD Jabar Terkait BIJB Kertajati

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Ricky Kurniawan dan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady

Bandung, Swamedium.Com – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Daddy Rohanady bersyukur uji coba atau historical flight Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka bisa terselenggara dengan baik, tiga pesawat jenis boing 737 bisa mendarat dengan mulus di bandara yang berada di atas tanah seluas 1.000 ha.

Banner Iklan Swamedium

“Kita syukuri nikmat yang kita dapat.”

Daddy Rohanady kepada wartawan di gedung dewan usai historical flight Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Jumat (25/5).

Daddy menjelaskan Gubernur Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengusulkan nama bandara internasional Jawa Barat di Kertajati adalah BIJB KH Abdul Halim, yakni pahlawan asal Majalengka.

Jawa Barat.

Menurut Daddy bandara seluas 1.000 ha itu sangat strategis, apalagi jika Jawa Barat sudah bisa mewujudkan bandara terbesar kedua di Indonesia itu seperti grand desain awalnya.

“Dalam grand desainnya luas BIJB Kertajati, adalah 1.800 ha,” tambah Daddy.

Dijelaskan Daddy, agar Jawa Barat bisa mewujudkan BIJB Kertajati sesuai dengan grand desain awalnya masih banyak yang harus diselesaikan seperti menambah runway, akses tol, dan yang tidak kalah pentingnya embarkasi bagi jamaah haji.

“Runway yang ada saat ini baru 2.500 meter dari rencana 3.000 meter,” katanya.

Penambahan runway menjadi 3.000 meter, menurut Daddy penting sebab menjadi salah satu syarat untuk menjadi bandara internasional yang juga bisa memberangkatkan jamaah haji.

Jamaah haji Indonesia, terbang dengan pesawat berbadan besar jenis boing 777, dan pesawat tersebut butuh runway 3.000 meter.

“Bila terbang dengan boing 777 jamaah haji, tidak perlu transit-transit lagi. Bisa langsung terbang ke arab saudi,” jelasnya.

“Akses tol juga belum ada, tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), belum selesai,” ujarnya.

Selain itu, di area BIJB juga belum ada embarkasi haji, sehingga seluruh Jemaah haji asal Pantura dan Priangan sebelum berangkat ke Madinah atau Mekkah harus masuk dulu ke embarkasi Bekasi. (Ris)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita