Kamis, 05 Agustus 2021

Kemenangan Mahathir Memotivasi Prabowo

Kemenangan Mahathir Memotivasi Prabowo

Calon Presiden Nomor Urut 02 dan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto. (Ariesmen/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut tengah terpengaruh situasi kemenangan tokoh oposisi Mahathir Mohammad sebagai Perdana Menteri Malaysia.

Banner Iklan Swamedium

Hal itu dikarenakan Mahathir yang berusia 92 tahun dapat menggalang kekuatan Pakatan Harapan untuk mengalahkan Barisan Nasional pada pemilu Malaysia.

Sedangkan, saat ini Prabowo menginjak usia 66 tahun. Prabowo juga sudah diamanatkan Partai Gerindra untuk maju kembali sebagai bakal calon presiden di pilpres 2019.

“Jadi pak Prabowo merasa jauh lebih muda, dan bagi kami ini memiliki beberapa kesamaan masalah yang ada di Indonesia,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono di Jakarta, Selasa (22/5) lalu.

Menurut Ferry, salah satu persoalan yang di hadapi Indonesia seperti Malaysia adalah besarnya beban pajak, dan investasi yang disertai tenaga kerja asing. Isu-isu itu disebut mempengaruhi kemenangan Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir kemarin.

“Oleh karena kesamaan itu, kami jadi terinspirasi, mudah-mudahan yang terjadi di Malaysia juga bisa terjadi di 2019,” ujarnya.

Untuk itu, kata Ferry, dalam waktu dekat Prabowo akan kembali bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membahas lebih lanjut mengenai Pilpres 2019 mendatang.

“Mudah-mudahan ini seperti pertemuan oposisi-oposisi di Malaysia untuk bergabung mengalahkan partai berkuasa, harapannya,” kata dia.

Mahathir Mohamad sebelumya resmi menjabat kembali sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah mengucapkan sumpah jabatan di Istana Negara, Damansara, Malaysia, Kamis (10/5) malam.

Pakatan Harapan, koalisi oposisi yang dipimpin Mahathir, memenangkan pemilu Malaysia dengan perolehan kursi sebanyak 115, lebih dari suara mayoritas yang diperlukan 112 kursi. Mahathir pernah menjabat Perdana Menteri Malaysia dalam kurun tahun 1981 hingga 2003. (*/ls)

Sumber: Garudayaksa

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita