Kamis, 05 Agustus 2021

Din Syamsuddin dan Tokoh Agama Dunia Temui Aung San Suu Kyi

Din Syamsuddin dan Tokoh Agama Dunia Temui Aung San Suu Kyi

Pyi Pyi Twa, Swamedium.com — Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bertemu State Councellor Myanmar Ms. Aung San Suu Kyi di Ibu Kota Myanmar Pyi Pyi Twa, Jumat (25/5) lalu.

Banner Iklan Swamedium

Bersama sejumlah tokoh agama dunia, Din Syamsuddin diterima Aung San Suu Kyi di kantornya, dan mereka terlibat dialog terbuka. Pada kesempatan itu, Din yang juga Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja sama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) menyampaikan perkembangan di Myanmar, terutama di Provinsi Rakhine, telah menimbulkan keprihatinan kawasan Asia Tenggara dan bahkan dunia. Maka perlu diatasi secara tepat.

Menurut Din, tidak ada jalan lain untuk tuntaskan permasalahan tersebut kecuali mengembangkan koeksistensi damai dan dan pengakuan kewarganegaraan etnis Rohingya bersama bagi seluruh rakyat Myanmar.

“Kami meminta agar ada pengakuan dan pemberian hak kewarganegaraan bagi etnis Rohingya yang kebetulan beragama Islam,” ujar Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Aung San Suu Kyi, yang menjabat sebagai State Councellor atau setingkat Perdana Menteri, memberi tanggapan dengan menyatakan bahwa Myanmar mengamalkan demokrasi dan oleh karena itu sangat menghargai hak-hak asasi manusia dan nilai-nilai demokrasi.

Menurut Suu Kyi, masalah di Provinsi Rakhine dan wilayah-wilayah lain di Myanmar akan dapat diselesaikan dengan semangat perdamaian dan rekonsiliasi.

Selain Din Syamsuddin, yang hadir sebagai President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP), sejumlah tokoh agama dunia juga hadir, antara lain Supreme Patriach Sri Langka, Supreme Patriach Kamboja, President of Risho Kosakai dari Jepang Rev. Niwano, dimana ketiganya adalah tokoh umat Buddha dunia

Kemudian, Bishop Gunnar Stalsett tokoh Kristiani Eropa, Madame Vinu Aram tokoh umat Hindu dari India, dan Rev. Koichi Sugino Wakil Sekjen Religions for Peace Internasional dari New York.

Mereka datang menemui Aung San Suu Kyi untuk menyampaikan Surat Para tokoh Agama Dunia untuk Bangsa Myanmar.

Surat yang dihasilkan dari Konsultasi Tingkat Tinggi selama dua hari sebelumnya di Yangon mengandung pesan dan ajakan kepada Pemerintah dan rakyat Myanmar untuk segera menyelesaikan konflik bernuansa agama dan etnis di Myanmar dengan semangat kemanusiaan, perdamaian, dan rekonsiliasi.

Aung San Suu Kyi menerima dengan senang hati surat tersebut, termasuk usulan delegasi untuk adanya Konferensi Internasional tentang Myanmar pada Oktober 2018 mendatang.

“Konplferensi tersebut diharapkan menjadi tonggak penyelesaian masalah Myanmar secara berkeadilan,” pungkas Din Syamsuddin. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita