Wednesday, 19 June 2019

Asosiasi Atletik Polandia Benarkan Pinjami Bendera ke Lalu Muhammad Zohri

Asosiasi Atletik Polandia Benarkan Pinjami Bendera ke Lalu Muhammad Zohri

Jakarta, Swamedium.com – Bendera Kebangsaan Merah Putih menjadi polemik saat Lalu Muhammad Zohri menjadi juara dunia lari 100 meter putra U-20 pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7).

Saat itu, Muhammad Zohri tampak tak membentangka Bendera Indonesia saat foto bersama juara kedua dan juara ketiga dari Amerika Serikat yang membentangkan bendera negaranya. Ketiadaan Bendera Merah Putih pun menjadi perdebatan di kalangan publik.

Melalui akun Instagramnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi segera memberi klarifikasi, Ahad (15/7) kemarin.

“Berikut cerita asli dari Media Officer PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) tentang isu bendera yg tidak disiapkan di Kejuaraan Dunia Atletik Junior di Finlandia.
Agar menjadi jelas bagi kita semua dan untuk tidak lagi menyebarkan berita-berita yang tidak benar seputar selebrasi kemenangan Lalu Zohri @lalusprinter .
Terima kasih @pasipusat , mas @hendrigatra atas penjelasannya..
.
Yuk dukung semua atlet Indonesia di Asian Games 2018 nanti. Ayo Indonesia ! -IN,” tulis akun nahrawi_imam.

Namun, pengakuan tersebut bertolak belakang dengan pengakuan Asosiasi Atletik Polandia (PZLA).

https://twitter.com/PZLANews/status/1017107331635695625?s=19

“Złoty medal w biegu na 100 metrów zdobył w #Tampere2018 Indonezyjczyk.

Tak – ta flaga, z którą widać go na zdjęciu to polska biało-czerwona Nasza ekipa pożyczyła flagę, ale dziennikarzom odmówiła tłumaczenia z indonezyjskiego

#IAAFWorlds @chmiielewski @iaaforg,” tulis Asosiasi Atletik Polandia yang artinya dalam Bahasa Indonesia adalah

“Medali emas dalam lari 100 meter dimenangkan Indonesia. Ya, bendera yang Anda lihat dalam gambar berwarna merah-putih, milik Polandia,” kicau mereka di akun Twitter resminya, @PZLANews.

“Kru kami meminjamkan bendera. Namun para wartawan menolak menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia,” tambah PZLA.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)