Kamis, 29 Oktober 2020

Solusi Cerdas Anies Atasi Permasalahan Kali Item

Solusi Cerdas Anies Atasi Permasalahan Kali Item

Jakarta, Swamedium.com — Warga Jakarta bisa dibilang beruntung memiliki seorang Gubernur secerdas Anies Baswedan. Kecerdasan mantan Mendikbud itu terlihat pada penanganan terhadap permasalahan kotor dan baunya Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat menjelang pelaksanaan Asian Games 2018.

Tidak seperti Gubernur sebelumnya yang tidak sanggup membersihkan sungai-sungai di Jakarta dan justru menyalahkan instansi-instansi lain, Anies menolak menyalahkan pihak lain.

Adapun pemasangan jaring atau kain waring disebut oleh Anies merupakan rencana cadangan yang diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Anies mengatakan, pihaknya tetap akan rutin membersihkan Kali Item meskipun kali tersebut telah ditutupi oleh kain waring.

“Backup plan-nya itu dengan di atasnya ada jaring. Jadi usaha kami membersihkan sungai jalan terus,” kata Anies di Kemayoran, Sabtu (21/7) lalu.

“Tetapi, kalau kami tidak punya penutup, nanti kalau membersihkannya tidak berhasil kami tidak punya cadangan. Karena itu, kami pasang dulu supaya aman,” tambah dia.

Inisiator Indonesia Mengajar itu menambahkan, kondisi Kali Item saat ini sudah lebih baik bila dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Ia menyebut, bau tak sedap dari kali tersebut sudah jauh berkurang.

“Bagi teman-teman yang datang pertama kali ke sini mungkin merasa bau, coba datang ke sini dua-tiga bulan lalu, jauh lebih kuat. Ini sudah jauh lebih menurun,” ungkap Anies.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah memasang alat aerator dan nano bubble untuk mengurangi bau tak sedap di Kali Item.

Kain waring berwarna hitam juga sudah dipasang di sepanjang Kali Item untuk mengurangi bau serta menutupi kotornya Kali Item.

Kotornya Kali Item menjadi sorotan karena letaknya yang berada tepat di samping Wisma Atlet Kemayoran sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan para Atlet Asian Games 2018.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.