Wednesday, 24 April 2019

Soal Cawapres Jokowi, Cak Imin: Belum ada satupun yang diputus

Soal Cawapres Jokowi, Cak Imin: Belum ada satupun yang diputus

Muhaimin Iskandar (Foto: Antara)

Jakarta, Swamedium.com – Keta Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar memastikan hingga hari ini, Joko Widodo belum memastikan siap calon wakil presiden yang akan dipilih dalam Pemilu 2019 mendatang. Namun, ia masih percaya diri sebagai kandidat kuat.

“Pokoknya, sampai hari ini belum ada satupun yang diputus dan saya merasa Insya Allah optimis,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin, usai penyerahan penghargaan pejuang kemanusiaan di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta, Rabu (1/8).

Wakil Ketua MPR RI ini juga menepis kabar bahwa nama-nama calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi sudah mengerucut. “Tidak ada pengerucutan, masih cair. Tapi saya berharap, hendaknya wakil presiden pak Jokowi dari kader partai yang mengerti dan menjadi back up penuh pada pemerintah,” tegasnya.

Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini mengungkapkan alasan dirinya tetap bersikukuh, karena dukungan para ulama, kiai, dan santri terus berdatangan. “Kalau perintah kiai, perintah NU, perintah PKB, saya tetap harus maju. Enggak tahu terserah pak Jokowi tapi kan, namanya sebelum janur melengkung, ya kita masih berusaha,” ujarnya.

Selain itu, Cak Imin menolak bila acara kegiatan pemberian penghargaan kepada belasan tokoh yang dianggap sebagai pejuang kemanusiaan kaitannya dengan agenda politik jelang Pilpres 2019. Apalagi, bila dikaitkan dengan niatnya maju sebagai cawapres.

“Ini Komite Nasional Penegak Konstitusi, saya ikut mendukung sepenuhnya pejuang aktivis dari berbagai generasi. Tentu, ini memberi semangat kepada saya,” katanya.

Para tokoh yang mendapat penghargaan, yaitu aktivis dan sastrawan Wiji Thukul, Tokoh asal Papua, Theys Hiyo Eluay, penyair WS Rendra, aktivis HAM Munir, pengacara Adnan Buyung, aktivis perempuan Marsinah, musisi Harry Roesli, Pakar Sosiologi Sayogyo, aktivis Amir Daulay, HJC Princen, Adi Sasono, Afnawi Noeli, mantan Jaksa Agung Baharuddin Lopa, mantan Ketua MPR Taufiq Kiemas, Deklarator Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Ahmad Taufik, dan sastrawan Pramudya Ananta Toer, juga Mulyana W. Kusuma. Penghargaan diserahkan pada pihak keluarga, karena para tokoh sudah meninggal dunia.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)