Wednesday, 13 November 2019

Akomodir Caleg Berijazah Palsu, SBY Disomasi Alumni HMI

Akomodir Caleg Berijazah Palsu, SBY Disomasi Alumni HMI

Jakarta – Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (FSA HMI) Lintas Generasi berencana melakukan somasi terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya, SBY dianggap membiarkan kadernya mencalonkan diri sebagai anggota legislatif Pemilu 2019, menggunakan gelar yang diduga palsu.

“Kami meminta kepada Bapak SBY membatalkan salah satu calon anggota DPR RI dari daftar calon anggota legislatif (caleg) karena diduga menggunakan gelar palsu,” ujar Ketua FSA HMI Lintas Generasi, Adel Setiawan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (19/8).

Adel menjelaskan, caleg yang dimaksud dirinya berinisial ASS. Pria tersebut merupakan caleg DPR RI daerah pemilihan (dapil) di Jawa Barat. Sebelumnya ASS sudah dua periode menjabat sebagai anggota dewan di dapil yang sama, sejak 2009.

“Hampir sepuluh tahun anggota DPR RI inj menggunakan gelar yang diduga palsu,” kata dia.

Adel menjelaskan, gelar yang diduga palsu terhadap ASS bukan hanya satu tapi lebih, yakni sarjana ekonomi (SE), magister manajemen (MM), Bachelor of Business Administration (BBA), dan magister sains (M.Si).

Dirinya memaparkan, pada 2009 gelar SE dan MN digunakan ASS dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2009. Padahal di situs resmi DPR RI, http://www.dpr.go.id, pada 1992-1995 ASS tertulis menempuh pendidikan marketing di luar negeri di State University of New York at Stoory Brook (USA) dan Dowling College (USA) dengan dua jurusan sekaligus, yakni marketing dan mathematic, pada tahun 1995-1997.

“Bagaimana mungkin, kuliah di luar negeri namun mendapat gelar sarjana ekonomi dan magister manajemen (MM). Ini bertentangan dengan Pasal 93 jo Pasal 28 UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi,” jelasnya.

Menurut Adel, apabila seseorang kuliah di luar negeri, maka ia wajib melakukan penyetaraan ijazah pendidikan luar negeri di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Tujuannya agar gelar bisa digunakan di Indonesia, serta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.