Tuesday, 25 February 2020

Mahasiswa Makassar Turun ke Jalan

Mahasiswa Makassar Turun ke Jalan

Makassar, Swamedium.com — Dua kelompok mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan kampus I Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Rabu (12/9).

Aksi itu sebagai bentuk protes kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dianggap tak mampu menstabilkan perekonomian dalam negeri ditandai dengan kian terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

Demo mahasiswa yang berlangsung di dua jalur kendaraan tersebut diwarnai dengan aksi bakar ban penyanderaan terhadap kendaraan truk tronton.

Namun demikian, kondisi lalu-lintas di lokasi itu masih tetap lancar karena pendemo hanya menggunakan setengah badan jalanan serta aparat kepolisian tampak hadir mengatur arus kendaraan.

Koordinator Lapangan Gerakan Mahasiswa Kerakyatan, Yusril Ucci, mengatakan Indonesia yang kaya akan sumber daya alam semestinya menjadi negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang optimal.

Akan tetapi, kata dia, patut disayangkan karena pemerintah saat ini tidak mampu membendung fenomena pelemahan nilai tukar rupiah.

“Dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS itu kemudian akan kembali berdampak sebagaimana pada tahun sebelumnya, seperti ancaman kenaikan bahan pokok, harga barang elektronik, dan krisis ekonomi pada pelaku usaha menengah ke atas sampai pada pelaku usaha menengah ke bawah,” ujar Yusril.

Olehnya, Gerakan Mahasiswa Kerakyatan menuntut kepada pemerintah agar segera menstabilkan perekonomian, meminta pemerintah menjelaskan faktor sehingga terjadi pelemahan terhadap rupiah, serta menuntut agar kinerja Menteri Perekonomian dan Menteri Perdagangan dioptimalkan.

Tak jauh dari lokasi itu, puluhan pendemo lainnya dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota UIN Alauddin Makassar, menyampaikan bahwa dari seabrek alasan yang disampaikan pemerintah tentang faktor pelemahan rupiah, mengindikasikan jika pemerintahan Jokowi-JK masih bergantung kepada negara lain, dan tidak mampu memandirikan bangsa ini secara perekonomian.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.