Tuesday, 18 June 2019

Buku Rekeningku, Menghantuiku

Buku Rekeningku, Menghantuiku

Foto: Asyari Usman. (ist)

Oleh: Asyari Usman*

Jakarta, Swamedium.com – Aku duduk melamun. Hatiku berkata, “Tidak semua orang bisa punya buku rekening bank.” Apalagi buku rekening yang nilai-nilai transaksinya ratusan juta rupiah. Yang berjejer miliaran rupiah. Puluhan halaman pula lagi.

Entah kapan aku bisa melihat buku rekening yang saldonya ratusan miliar. Enak sekali! Kubayangkan aku bisa punya bini simpanan di sana-sini. Mobil mewah. Rumah besar dengan halaman luas. Di Menteng.

Lebih enak lagi kalau aku seorang jenderal. Bintang dua. Sudahlah rekeningku tebal, puluhan halaman, berkali-kali ganti buku, aku sendiri seorang jenderal. Mantap. Aku tinggal perintahkan anak buahku untuk mengawal buku rekeningku.

Kulihat, salah satu buku rekeningku banyak menerima transferan. Miliaran. Belasan miliar. Sekarang menjadi ratusan miliar.

Aku ingin jumlah saldoku sampai ke sebutan triliun. Semoga tercapai. Akan kucoba cari jalannya. Pasti bisa! Aku ‘kan bos di sini. Aku jenderal. Kapan lagi. Kalau sudah pensiun, mana mungkin.

Kusiapkan anak buahku yang bisa buat apa saja untuk menjaga rekeningku. Menjaga kerahasiaan dan keamanan rekening-rekeningku. Mereka kubekali otoritas istimewa. Mereka bisa menggertak orang bank. Bahkan bisa menggertak bos-bos isntansi atau lembaga lain. Mana ada yang berani.

Kutanya mereka, “apakah ada masalah dengan rekening-rekeningku?” Mereka jawab, “Siaaap! Aman, Pak!”

Aku kasih mereka uang tips. Tapi bukan dari rekeningku. Kusuruh mereka menelefon beberapa bos perusahaan besar. Supaya mereka juga bisa belajar cari duit besar.

Transferan ke rekening-rekeningku jalan terus. “Sebentar lagi menembus triliun,” kataku dalam hati. Kubayangkan masa pensiunku yang tak punya problem duit. Ini saja aku masih bos daerah, sudah segini uangku. Apalagi nanti setelah dilantik menjadi bos nasional.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)