Sunday, 19 May 2019

Buntut Bendera Tauhid Dibakar, Massa APTJB Sampaikan 7 Tuntutan

Buntut Bendera Tauhid Dibakar, Massa APTJB Sampaikan 7 Tuntutan

Bandung, Swamedium.com – Ribuan massa ormas Islam yang menamakan diri Aliansi Pejuang Tauhid Jawa Barat menggeruduk Gedung Sate, Jl Diponegoro, Bandung, Jumat (26/10).

Aksi dilakukan untuk mengecam keras tindakan pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid yang telah dilakukan Oknum Banser di alun-alun Limbangan, Garut, pada peringatan Hari Santri Nasional, Senin 22 Oktober 2018, kemarin.

“Selama 73 sejak proklamasi kemerdekaan baru kali ini terjadi pembakaran bendera tauhid, dan itu terjadi di tanah Pasundan. Tentu kami mengutuknya,” ucap salah seorang demonstran melalui pengeras suara, Jumat (26/10).

Usai sholat Jumat, ribuan massa aliansi pejuang tauhid Jawa Barat datang secara bergelombang ke depan Gedung Sate. Aksi massa, dikawal sejumlah anggota kepolisian dari Polres Bandung.

Dalam rilisnya demonstran membacakan 7 tuntutan

1. Kami adalah warga muslim Jawa Barat yang memegang teguh Al-Quran dan As-Sunnah sesuai tuntunan dan ajaran Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dan petunjuk hidup.

2. Kami adalah warga muslim Jawa Barat yang mengajui sekaligus mencintai NKRI yang berdasarkan Pancasila serta UUD 1945.

3. Kami mengecam keras tindakan pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid yang telah dilakukan Oknum Banser dan menuntut agar pelaku tindakan tersebut dapat diproses hukum secara adil.

4. Kami mendukung penuh pernyataan MUI yang telah meminta kepada pihak pelaku pembakaran untuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Umat Islam. Dan kami juga menuntut agar Pimpinan Pusat Ansor serta Banser bertanggung jawab serta benar-benar mampu membina, mengarahkan juga mengendalikan seluruh anggotanya agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

5. Kami warga mulim Jawa Barat menyatakan bendera Tauhid adalah merupakan milik seluruh umat Islam dan bukan milik salah satu organisasi manapun.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)