Saturday, 07 December 2019

Senada dengan Amien Rais, Pemuda Muhammadiyah Tagih Utang KPK

Senada dengan Amien Rais, Pemuda Muhammadiyah Tagih Utang KPK

Foto: Dahnil Anzar (kiri) berfoto bersama Novel Baswedan dan aktivis HAM, Haris Azhar. (Twitter @Dahnilanzar)

Jakarta, Swamedium.com – Diakhir tahun ketiga KPK periode ini, Pemuda Muhammadiyah menilai KPK masih memiliki banyak hutang terhadap berbagai kasus, terutama kasus besar yang melibatkan elit berpengaruh di Republik. Kelambanan KPK dalam menuntaskan kasus besar berpotensi menggerus kepercayaan publik.

“Pemuda Muhammadiyah berupaya senantiasa mendukung tindakan pemberantasan kasus korupsi yang dilakukan KPK, sehingga Pemuda Muhammadiyah sangat perlu mengingatkan pimpinan KPK sekali lagi untuk memulihkan keberanian dan Menolak Intervensi dan Kompromi dalam penyelesaian kasus,” kata Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Fanani melalui rilisnya, Rabu (31/10).

Menurutnya, pimpinan KPK masih memiliki hutang terhadap Pemuda Muhammadiyah beberapa kasus yang dijanjikan untuk selesai seperti Uang Dugaan Gratifikasi Siyono dan Kasus Novel Baswedan. “Dan belakangan keberanian KPK disanksikan dalam penanganan kasus Skandal Buku Merah,” tukasnya.

Fanani yang juga Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi itu mendesak KPK mendengar kritik dari publik yang peduli terhadap pemberantasan korupsi di negara ini, termasuk pernyataan keras Amien Rais.

“Terlihat jelas kritik beliau didasari atas kegelisahan otentik semakin parahnya praktek korupsi di Indonesia. Kegelisahan yang sama juga dirasakan Pemuda Muhammadiyah,” tegas Fanani.

“KPK dilahirkan sebagai Singa untuk memangsa Koruptor Mafia, bukan kucing garong yang memburu tikus-tikus kecil,” imbuh Fanani dengan tegas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.