Tuesday, 18 June 2019

Pidato ‘In English’, Prabowo Mengupas Kepalsuan Pemerintah Menutupi Realita Ekonomi

Pidato ‘In English’, Prabowo Mengupas Kepalsuan Pemerintah Menutupi Realita Ekonomi

Jakarta, Swamedium.com — Prabowo Subianto selaku Calon Presiden Indonesia nomor urut 02 menyindir pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, pemerintahan era Jokowi telah menutupi realita ekonomi Indonesia. Pasalnya, menurut penilaian Ketua Umum Gerindra tersebut, perekonomian Indonesia saat ini tidak sebaik yang kerap dikatakan pemerintah.

Menukil laporan SindoNews.com, Rabu (21/11/2018), Prabowo menganalogikan negara dan ekonomi sebagai manusia dan sistem yang ada di dalam tubuhnya. Layaknya men sana in corpore sano, jika kita mengelola tubuh dengan baik serta mempraktekkan kegiatan yang sehat, maka kita juga akan memiliki tubuh yang sehat.

“Begitupun negara. Kalau kita manage negara, sumber daya, tidak melakukan malpraktek, unhealthy action, negara akan sehat, sejahtera, dan bertahan dalam jangka panjang,” papar Prabowo dalam acara Indonesia Economic Forum di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Prabowo juga menambahkan, jika sistem dalam tubuh mengalami gangguan, maka manusia harus melakukan medical check up dan menerima intervensi medis. Hal itu perlu dilakukan segera agar sistem dalam tubuh kembali normal. Begitupun dengan sebuah negara, jika terjadi gangguan, maka segerakanlah perbaikannya.

“Kita juga harus cek seluruh indikator permasalahan dalam negara kita. Key indicator or KPI dan compare ourselves dengan our peer bukan dengan Germany, Canada, US. Tapi peer seperti Thailand, Malayasia, Singapura, Filipina, dan Vietnam,” imbuh Prabowo kemudian.

Prabowo juga menilai, pemerintah justru terkesan menutupi gangguan yang tengah terjadi pada negara ini. Berbagai indikator menunjukkan gangguan itu, seperti Human Development Index Indonesia yang berada di peringkat 113 dari 188 negara, dan 65% masyarakat Indonesia pun saat ini disebut masih belum berpendidikan.

“Jadi saat kita cek darah kita di lab, cek ginjal, di lab dan kita marah dengan kondisi tubuh kita terus kita minta lab untuk mengubah hasilnya karena tidak ingin melihat indikator yang salah dalam tubuh kita. Ini mungkin yang terjadi di lab Indonesia,” tegasnya menambahkan.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)