Jumat, 15 Januari 2021

Kyai Cholil Ridwan: Luruskan Niat Dalam Berpolitik

Kyai Cholil Ridwan: Luruskan Niat Dalam Berpolitik

Jakarta, Swamedium.com — Pembina Dewan Da’wah Kyai Cholil Ridwan mengatakan, jumlah umat Islam di Indonesia merupakan umat Islam terbesar di Indonesia. Puluhan ribu masjid dan pesantren telah dibangun sejak zaman kemerdekaan hingga sekarang. Namun, hal tersebut tak menjadi jaminan dapat memerbaiki kondisi bangsa Indonesia.

Banner Iklan Swamedium

“Banyaknya Ormas Islam, lembaga Islam, hafizh qur’an, dan muballigh tidak menjadi jaminan. Doa? Di penghujung doa selalu kita panjatkan kebaikan di dunia dan akhirat. Apa yang dapat membawa perubahan? Ini menjadi renungan saya,” ujar Kyai Cholil dalam talkshow ‘Memenangkan Partai Bulan Bintang Dari Para Caleg Pro Ijtima Ulama’ di Jakarta, Jumat (14/12).

Lebih lanjut, Kyai Cholil menjelaskan Alquran Surat Ar-Rad ayat 11 yang mengatakan bahwa Allah akan mengubah suatu kaum sesuai dengan ikhtiar dan perjuangan kaum tersebut. Ia menyampaikan perjuangan Rasulullah ketika menyebarkan risalah Islam secara kaffah, meski banyak intimidasi dan teror.

“Itulah yang ditakutkan kafirin Quraisy saat itu. Rasulullah membawa sistem ekonomi, politik, hukum dan lainnya berdasarkan Alquran. Di zaman Nabi Muhammad belum ada Kitab Alquran. Tetapi mereka hafal dan memeraktekan isinya. Urusan jihad mereka (Rasulullah dan sahabat) berada di depan karena mereka hafal dan faham,” tuturnya.

Mengenai prinsip politik Islam, kata Kyai Cholil, seorang pimpinan partai politik harus mampu membawa nilai-nilai ideologis Islam. Selain itu, ittikad baik dalam politik harus menjadi prioritas. Sebab, Allah akan mengganjar setiap perbuatan hamba-Nya tergantung niat.

“Dalam kehidupan ada aspek ekonomi, budaya dan politik. Karena itulah perbaiki niat dan keikhlasan. Jika kita niat benar, kita tidak akan pernah rugi dan kalah,” ujarnya.

Jihad politik melalui Pileg

Dalam kesempatan sama, Sekum Persaudaran Alumni 212 Uataz Bernard Abdul Jabbar menuturkan, jihad merupakan perintah Allah Swt dalam Alquran baik dengan harta maupun jiwa raga. Menurut dia, jihad bukan hanya terpaku pada qital (peperangan), tetapi juga bagian menyeluruh dalam kehidupan manusia termasuk jihad siyasi (jihad politik).

“Iya karena ini sangat penting. Artinya, jihad bukan dimaknai secara sempit, tapi jihad dimaknai secara luas. Walaupun ada jihad yang paling besar. Tapi jihad untuk memaslahatkan dan memberikan kesejahteraan umat juga merupakan jihad siyasi,” ujar Bernard.

Mengenai target Partai Bulan Bintang (PBB), ia mengatakan bahwa para kader dan seluruh komponen PBB terus berdoa dan berikhtiar untuk tembus parliamentary threshold (PT) 4%.

“Dilandasi dengan iman yang kuat dan keikhlasan yang tinggi, bukan semata-mata menginginkan duniawi, maka kita terus berusaha secara amal jam’i untuk memenangkan Pileg dan Pilpres,” tandasnya.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita