Tuesday, 15 October 2019

Fahri Hamzah Bongkar Rahasia Siapa yang Serang Amien Rais

Fahri Hamzah Bongkar Rahasia Siapa yang Serang Amien Rais

Foto: Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membongkar siapa saja pihak-pihak yang menyerang Ketua Dewan Penasehat Partai Amanat Nasional, Prof Dr H. M. Amien Rais.

Politikus ulung itu mengungkapkannya melalui akun Twitternya, mulai Rabu (26/12) malam hingga Kamis (27/12) dinihari tadi.

Saya akan coba tulis soal siapa serang MAR?

Untuk kepentingan sejarah saya akan bongkar kelompok siapa serang MAR ini.
Sebab jarang yang tahu.
Siapa mereka dan apa agenda mereka.
Nanti saya akan hubungkan dengan gagalnya Habibie terpilih kembali dan juga Prabowo disingkirkan.
Mereka satu aliran.

Bersyukur kepada Allah SWT saya berkenalan dengan tokoh² besar ini dalam usia muda.
Saya ke Jakarta tahun 1992 dan bertemu dengan mentor saya almarhum bapak Adi Sasono.
Ini pintu mengenal Elit Indonesia.
Maka saya tau sejarah kelompok mereka.

Dalam usia muda saya mengenal Prof Amien Rais yang tidak ada duanya.
Pada waktu itu beliau adalah mercusuar intelektual Indonesia karena beliau yang paling berani.
Beliau meminta pak Harto mengundurkan diri pada saat yang lain diam tidak berani.

Dalam tampilan yang sederhana, Prof Amien Rais bersikap tentang perlunya suksesi.
Pak Harto sudah terlalu lama.
Inilah yang memicu reformasi 1998.
Dalam arus itu, pak Amien, Habibie dan Prabowo adalah kelompok reformis.
Mereka, di tempat berbeda sadar dengan suara zaman.

Singkat cerita, setelah pak Harto jatuh, dan Prof Amien Rais menjadi mercusuar di kalangan intelektual dan mahasiswa, orang² bertanya apa selanjutnya?
Beliau ditarik di antara dua keinginan.
BJH ingin beliau gabung dengan pemerintah tapi sebagian ingin beliau di luar.

Saya termasuk yang ditanya, saya tahu karena saya mendengar dari almarhum Adi Sasono bahwa BJH ingin sekali pak Prof Amien Rais memimpin DPA (Dewan Pertimbangan Agung) yang masih ada waktu itu. Ini juga mempersiapkan beliau menjadi pemimpin berikutnya pasca Orde Baru.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.