Jumat, 17 September 2021

Kompetensi Pengetahuan Jokowi Belum Sampai untuk Seorang Kepala Negara

Kompetensi Pengetahuan Jokowi Belum Sampai untuk Seorang Kepala Negara

Foto: Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. (Nael/swamedium)

Oleh: Natalius Pigai*

Banner Iklan Swamedium

Jakarta, Swamedium.com — Saya menyaksikan sendiri dari dekat dan utuh debat capres tadi malam. Saya membayangkan bahwa Joko Widodo telah mengalami kemajuan dalam kapasitas dan kompetensi baik pengetahuan bernegara maupun memimpin negara. Ternyata sangat sangat sangat memprihatinkan. Kemampuannya belum sampai untuk mengelola negara sebesar Indonesia ini.

Saya sangat kecewa Ibu Megawati dan partai politik dan orang-orang yang mendorong Joko Widodo untuk dipaksa menjadi Presiden. Kalau untuk menjadi Presien dengan kualitas sekelas itu orang Papua juga banyak bahkan lebih hebat dari Joko Widodo untuk menjadi Presiden.

Ada 3 indikator Joko Widodo kompetensi pengetahuan bernegara belum cukup:

1). anda menyaksikan sendiri seorang kepala negara membaca teks yang disiapkan Pramono Anung bolak balik sampai selesai.

2) tidak mampu menyampaikan aspek-aspek krusial bernegara yg dihadapi dan kebijakan yang memberi harapan.

3). Joko Widodo lebih banyak menyerang pribadi Prabowo dan Gerindra seperti kanak-kanak dan penggosip.

4). Kata-kata Jokowi akan membuat legislasi adalah contoh nyata tidak memahami pembagian kekuasaan (Judikatif, Eksekutif dan Legislatif) tias politika.

Kalau kita membiarkan Joko Widodo memimpin lagi maka sudah bisa diperkirakan faktor kapasitas, pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya, Indonesia akan mengalami degradasi praktek dan pengetahuan bernegara.

*Penulis adalah Kritikus/Saksi Debat Perdana

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita