Thursday, 18 July 2019

WhatsApp Batasi Kiriman Pesan Forward Hanya 5 Chat di Indonesia

WhatsApp Batasi Kiriman Pesan Forward Hanya 5 Chat di Indonesia

Foto : Ilustrasi Percakapan WhatsApp.(ist)

Jakarta, Swamedium.com — Jelang penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Indonesia, penyebaran berita hoaks merupakan salah satu masalah yang sulit diatasi. Sebagai salah satu aplikasi pesan dengan jumlah pengguna terbesar, WhatsApp berupaya untuk mencegah menyebarnya informasi hoaks di platform-nya.

Upaya WhatsApp untuk menahan gelombang informasi hoaks ialah dengan membatasi pengiriman pesan forward atau pesan terusan kepada lima orang saja. Hal ini dilakukan WhatsApp mengingat banyaknya pengguna yang ‘asal’ meneruskan pesan-pesan yang diterima walau kebenarannya masih simpang siur.

Victoria Grand, VP Public Policy & Communications WhatsApp, mengatakan fitur pembatasan pesan forward WhatsApp itu sudah mulai diluncurkan pekan ini di Indonesia. Dengan begitu, pengguna WhatsApp di Indonesia kini hanya bisa meneruskan pesan ke maksimal lima orang saja.

“WhatsApp sekali lagi mengerti fitur forward sangat bermanfaat, namun setelah melakukan penurunan angka batasan (pesan forward yang dikirim), ada juga penurunan perilaku forward pesan sebanyak 20 persen, untuk itu dengan bangga kami umumkan fitur forward untuk Indonesia dan dunia diseragamkan (batasannya) jadi 5 pesan,” ujar Victoria, dalam acara diskusi di Jakarta, Senin (21/1).

Perilaku pengguna WhatsApp yang gemar meneruskan pesan terbilang mengkhawatirkan. Victoria mengungkapkan 10 persen pesan yang ada di WhatsApp merupakan pesan terusan (forwaded) yang tidak tahu dari mana asal usulnya, sementara 90 persen pesan berasal dari kiriman personal. Hal ini membuat informasi hoaks yang tersebar lewat pesan terusan sulit dikendalikan.

Sebelumnya, fitur pembatasan pesan forward ini telah diberlakukan di India, dari awalnya batasnya bisa diteruskan ke 20 orang jadi 5 orang saja.

“Inisiatif ini dilakukan setelah WhatsApp berdiskusi dengan beberapa pihak, salah satunya Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika) Rudiantara,” ungkap Victoria.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)